SOE, iNewsTTU.id – Sedikitnya 25 rumah warga di RT 11, Desa Skinu, Kecamatan Toianas, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), NTT terdampak luapan Sungai Noepnof. Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten TTS, Ary Aty, mengatakan air tidak sampai menggenangi rumah warga, melainkan hanya mengalir melewati area permukiman.
"Air hanya mengalir melewati rumah-rumah warga dan dalam waktu sekitar satu hingga dua jam sudah surut atau kering," ujar Ary Aty.
Ia menjelaskan, wilayah tersebut memang memiliki riwayat bencana banjir bandang. Sekitar 16 tahun lalu, kawasan itu pernah diterjang banjir bandang sehingga pemerintah saat itu menyarankan warga untuk pindah ke lokasi yang lebih aman.
Namun, seiring berjalannya waktu, masyarakat mulai kembali menempati kawasan tersebut karena lokasinya yang dekat dengan akses jalan negara.
BPBD Kabupaten TTS berencana turun langsung ke lokasi pada Senin (22/6/2026) untuk melakukan peninjauan dan pendataan lebih lanjut.
"Saya sudah berkomunikasi dengan kepala desa terkait luapan Sungai Noepnof ini. Besok kami akan turun ke lokasi untuk melihat kondisi di lapangan," kata Ary Aty.
Hingga kini, kondisi di lokasi dilaporkan sudah kembali normal dan warga mulai beraktivitas seperti biasa. Pemerintah daerah tetap mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan mengingat potensi hujan dan luapan sungai masih dapat terjadi sewaktu-waktu.
Editor : Sefnat Besie
Artikel Terkait
