Aktivitas vulkanik terus berlanjut memasuki Sabtu dini hari. Erupsi pertama tercatat pada pukul 00.44 WITA dengan kolom abu setinggi sekitar 800 meter di atas puncak. Letusan berikutnya terjadi pukul 01.12 WITA dengan tinggi kolom mencapai 1.000 meter. Pada pukul 02.05 WITA, kolom erupsi meningkat hingga sekitar 1.200 meter, sebelum kembali terjadi letusan pada pukul 06.02 WITA dengan tinggi kolom mencapai 1.500 meter di atas puncak.
Petugas Pos Pengamatan Gunung Api Lewotobi, Herman Yosef S Mboro, mengatakan kolom abu dari erupsi yang terjadi pada pagi hari terpantau bergerak ke arah barat dan barat daya.
Aktivitas gunung belum mereda. Pada pukul 10.07 WITA, Gunung Lewotobi Laki-laki kembali meletus dengan kolom abu mencapai sekitar 1.500 meter di atas puncak atau 3.084 meter di atas permukaan laut.
Petugas Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-laki, Herman Yoseph S. Mboro, menjelaskan kolom abu tampak berwarna kelabu dengan intensitas tebal. Sebaran abu vulkanik mengarah ke barat dan barat laut.
"Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 22.2 mm dan durasi ± 3 menit 48 detik," ujar Herman dalam keterangan resmi, Sabtu.
PVMBG kembali mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius lima kilometer dari pusat erupsi. Warga juga diminta tetap tenang, mengikuti arahan pemerintah daerah, dan tidak mudah mempercayai informasi yang tidak jelas sumbernya.
Editor : Sefnat Besie
Artikel Terkait
