Pasukan UNIFIL Diserang, 3 Prajurit TNI Gugur dan 8 Terluka di Lebanon

Sefnat Besie, Anton Suhartono
Pemerintah Indonesia mengutuk serangan terhadap personel UNIFIL di Lebanon Selatan. Foto: Istimewa

JAKARTA, iNewsTTU.id – Kabar duka menyelimuti tanah air. Pemerintah Indonesia mengutuk keras rentetan serangan yang menyasar personel perdamaian PBB (UNIFIL) di Lebanon Selatan dalam sepekan terakhir. Serangan brutal tersebut mengakibatkan tiga prajurit TNI gugur dan delapan lainnya mengalami luka-luka.

Insiden terbaru terjadi pada Jumat (3/4/2026), di mana tiga prajurit TNI terluka akibat terkena ledakan di wilayah El Addaiseh. Peristiwa ini menjadi insiden serius ketiga yang melibatkan pasukan perdamaian asal Indonesia hanya dalam waktu satu minggu.

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memberikan pernyataan tegas bahwa tindakan kekerasan yang terus berulang terhadap pasukan penjaga perdamaian sama sekali tidak dapat ditoleransi.

"Serangan atau insiden yang terjadi berulang kali seperti ini tidak bisa diterima," bunyi pernyataan resmi Kemlu RI, Sabtu (4/4/2026).

Kronologi Serangan Berdarah


Berdasarkan data yang dihimpun, total korban dari pihak TNI dalam misi UNIFIL mencapai 11 orang dalam tiga hari kejadian berbeda:

Editor : Sefnat Besie

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network