Selain itu, Israel juga menuduh Shoeib menjalin kontak dengan militan dan melakukan penghasutan terhadap warga sipil Israel. Namun, hingga saat ini tuduhan tersebut tidak disertai dengan bukti-bukti kuat.
Respons Media
Pihak Al-Manar TV belum memberikan komentar resmi terkait tuduhan spionase yang dialamatkan kepada korespondennya. Dalam laporannya, Al-Manar menegaskan bahwa Shoeib adalah jurnalis profesional yang gugur akibat serangan udara saat menjalankan tugas jurnalistik.
Insiden berdarah ini terjadi hanya berselang beberapa hari setelah serangan udara Israel lainnya menghantam sebuah apartemen di pusat kota Beirut, yang semakin memperuncing ketegangan di kawasan tersebut.
Kematian dua jurnalis ini menambah daftar panjang pekerja media yang menjadi korban dalam pusaran konflik bersenjata di Timur Tengah, memicu kecaman terkait keselamatan jurnalis di zona perang.
Editor : Sefnat Besie
Artikel Terkait
