KEFAMENANU, iNewsTTU.id – Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat di sekitar pusat pemerintahan Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) NTT akan segera menikmati fasilitas air minum gratis. Satu unit mesin pengolahan air minum isi ulang bantuan dari Menteri Pertahanan (Menhan) RI dijadwalkan segera beroperasi di lingkungan Kantor Bupati TTU.
Bupati TTU, Yosep Falentinus Delasalle Kebo, menyatakan bahwa bantuan ini merupakan langkah konkret pemerintah dalam menyediakan akses air bersih layak konsumsi bagi warga dan pegawai tanpa dipungut biaya.
Tindak Lanjut Kunjungan Kemenhan
Bupati yang akrab disapa Falent ini menjelaskan, hibah mesin canggih tersebut merupakan buah dari komunikasi intensif saat kunjungan perwakilan Kementerian Pertahanan ke Bumi Biinmaffo beberapa waktu lalu.
"Mesin sudah kita terima dan akan segera diinstal. Ini agar bisa segera dimanfaatkan secara gratis oleh para PNS maupun masyarakat yang tinggal di sekitar Kantor Bupati," ujar Falent usai memimpin upacara pelepasan ASN purna tugas di Kantor Bupati TTU.
Dikelola Satpol PP, Kapasitas Jumbo
Untuk memudahkan akses layanan, fasilitas ini rencananya akan ditempatkan di area Pos Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Meski bantuan datang dari pusat, seluruh biaya operasional, perawatan, dan pengelolaan sepenuhnya menjadi tanggung jawab Pemerintah Daerah TTU.
Fasilitas ini dibekali dengan kapasitas produksi yang cukup besar, didukung oleh tiga unit tandon penampung yang masing-masing berkapasitas 2.500 liter. Dengan total daya tampung mencapai 7.500 liter, kebutuhan air minum di area pusat pemerintahan diharapkan terpenuhi secara optimal setiap harinya.
Kualitas Terjamin Melalui Filtrasi Ketat
Masyarakat tidak perlu khawatir soal keamanan konsumsi. Air baku yang digunakan bersumber dari Perumda Air Minum Tirta Cendana yang kemudian diproses ulang melalui sistem filtrasi pada mesin hibah tersebut.
"Air isi ulang ini kualitasnya tidak kalah dengan air mineral yang dijual di pasaran. Proses penyaringannya sangat baik sehingga sangat aman untuk langsung dikonsumsi," tegas Falent.
Kehadiran mesin air minum gratis ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi masyarakat sekaligus menjadi standar baru pelayanan publik yang inklusif di lingkungan Pemerintah Kabupaten TTU.
Editor : Sefnat Besie
Artikel Terkait
