Korban juga meminta sang ibu untuk merelakan kepergiannya dan tidak menangis, sebagaimana tertuang dalam kalimat “Mama molo Ja'o” dan “Galo mata Mae Rita ee Mama”.
Dalam bagian lain, korban menuliskan pesan agar ibunya tidak mencari dan tidak merindukannya, sebelum menutup surat dengan kalimat perpisahan “Molo Mama” yang berarti selamat tinggal, Mama.
Di akhir surat, korban menggambar sosok anak dengan wajah menangis, yang semakin menguatkan kesan emosional dari pesan terakhir yang ditinggalkannya.
Editor : Sefnat Besie
Artikel Terkait
