Oposisi Venezuela Bersuara, Maria Corina: Donald Trump Layak Nobel Perdamaian Usai Culik Maduro

Sefnat Besie, Anton Suhartono
Pemimpin oposisi Venezuela sekaligus pemenang Hadiah Nobel Perdamaian 2025, Maria Corina Machado. Foto: Istimewa

Venezuela Sebagai Sekutu Utama AS

Pasca-penangkapan Maduro, Machado optimistis bahwa Venezuela akan memasuki era baru dan bertransformasi menjadi sekutu terkuat Amerika Serikat di kawasan Amerika Latin. Machado sendiri mengakui sempat berkomunikasi dengan Trump pada Oktober 2025 sesaat setelah pengumuman kemenangan Nobel-nya, meski sejak itu belum ada kontak kembali.

Update Persidangan Maduro

Sementara itu, situasi hukum bagi Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores, terus bergulir. Pasangan ini telah dihadirkan di pengadilan federal Amerika Serikat di New York pada Senin (5/1/2026) kemarin.

Keduanya menghadapi dakwaan berat terkait kejahatan narkotika internasional dan kepemilikan senjata ilegal. Setelah pembacaan dakwaan perdana, hakim menjadwalkan sidang lanjutan pada Maret 2026 mendatang.

Penangkapan yang dilakukan oleh pasukan elite AS tersebut menandai berakhirnya kekuasaan Maduro di Venezuela, yang kini berada di ambang transisi politik besar-besaran di bawah pengaruh Washington.

 

 

Editor : Sefnat Besie

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network