Sejarah Panjang di Balik 1 Januari: Mengapa Kita Merayakan Tahun Baru di Tanggal Ini?

Sefnat P Besie
Suasana perayaan menyambut Tahun baru 1 Januari 2026 di Kota Kefamenanu, Kabupaten TTU, NTT. Foto: iNewsTTU.id/Sefnat

JAKARTA, iNewsTTU.id– Setiap tanggal 1 Januari, miliaran orang di seluruh dunia bersuka cita merayakan pergantian tahun. Namun, tahukah Anda bahwa penetapan awal tahun pada tanggal tersebut bukanlah proses yang instan? Perjalanan menentukan "hari pertama" dalam setahun melibatkan sejarah ribuan tahun, mulai dari peradaban Mesopotamia hingga reformasi kepausan.

Berikut adalah kilas balik transformasi perayaan tahun baru dari masa ke masa:

Jejak Awal di Mesopotamia dan Mesir Kuno

Perayaan tahun baru tertua yang tercatat berasal dari tahun 2000 SM di Mesopotamia Kuno (sekarang Irak). Saat itu, perayaan bernama Akitu dirayakan selama 12 hari dimulai pada bulan baru pertama setelah ekuinoks musim semi di bulan Maret. Festival ini menjadi momen penting untuk penobatan atau penegasan kesetiaan kepada raja.

Berbeda dengan Mesopotamia, Mesir Kuno menandai tahun baru sekitar pertengahan Juli, saat bintang paling terang, Sirius, muncul di langit. Sementara di Tiongkok, selama 3.500 tahun, tahun baru dimulai pada bulan baru kedua setelah titik balik musim dingin (akhir Januari atau awal Februari) sebagai tanda dimulainya musim semi.

Editor : Sefnat Besie

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network