Serunya Lomba Dayung Perahu di Perairan Wini Timor Leste

Seth Besie
Bupati TTU David Juandi saat menyerahkan hadiah piala bagi pemenang lomba Dayung Perahu di Pantai Wini, Minggu 11 September 2022. Foto: iNewsTTU.id/Seth


KEFAMENANU, iNewsTTU.id--Lomba dayung perahu, akhirnya jadi digelar oleh Komunitas Toyota Kijang owner Timor (Tokijo Timor) Chapter Biinmafo dan pemdes Wini yang berlangsung di Pantai Wini Desa Humusu Wini Kecamatan Insana Utara Kabupaten TTU.

Para peserta memulai start awal dari Pantai Depan Resort Marjon dengan finish di depan Mapolsek Wini Kecamatan Insana Utara.

Lomba dayung perahu yang baru pertamakali di gelar di daerah itu membuat para penonton antusias dengan memadati titik start maupun titik finish.

Bukan saja, masyarakat, Lomba itupun disaksikan langsung oleh Bupati TTU Juandi David, Wakil bupati Eusabius Binsasi, Ketua PN Kefamenanu I Made Adytia Nugraha serta Dandim 1618/TTU Letkol Arm. Laode Irwan Halim.

Selain itu camat Insana Utara, Kepala desa Wini Alfridus Bana, perwakilan Danramil dan Polsek Insana Utara juga turut menghadiri kegiatan dimaksud.

Diketahui, Perlombaan tersebut diikuti oleh 26 perahu dengan rincian 12 perahu ikut dalam perlombaan secara individu dan 14 perahu ikut secara berkelompok.

Untuk kategori kelompok juara 1 diraih oleh Galepang, juara 2 kelompok kakap merah dan juara 3 kelompok alu-alu.

Sedangkan untuk kategori individu juara 1 diraih oleh Kadir, juara 2 Dius Kolo dan juara 3 Iwan Salasang.

Ketua Tokijo owner Timor Chapter Biinmafo Emanuel Lite Tnopo kepada wartawan menyampaikan apresiasi dan terimakasih atas dukungan baik berupa materil maupun moril hingga suksesnya  kegiatan tersebut.


Suasna Peserta sedang menggayuh perahu menuju titik finish di depan Polsek Wini.
 

Itu baik dari BRI cabang Kefamenanu, Dinas Pariwisata Kabupaten TTU, Resort Marjon Wini, BNPP Wini dan Pemdes Wini.

"Ini star awal yang baik, kita berharap kedepannya bisa terus bergandeng tangan untuk menggelar kegiatan serupa demi peningkatan Promosi Pariwisata di wilayah Pantura ini"tutur alumni Fisipol Unimor itu.

Eman menambahkan, tingginya animo nelayan yang ikut berkompetisi dalam perlombaan serta membludaknya penonton menjadi bukti jika kegiatan tersebut memberi dampak yang cukup positif.

Itu baik bagi promosi pariwisata maupun peningkatan ekonomi masyarakat yang bermukim di wilayah perbatasan RI-RDTL itu. Sehingga ia berharap kedepannya Pemda TTU bisa menjadikan perlombaan dayung tersebut menjadi event tahunan.

"Kita berharap perlombaan ini bisa dijadikan sebagai event tahunan Pemda TTU selain dari pacuan kuda yang sudah diselenggarakan saat ini,besar harapan kita dengan adanya event -event ini jumlah pengunjung di objek pariwisata di wilayah Pantura terus meningkat dan berimbas pada peningkatan ekonomi masyarakat "Ujarnya.

Terpisah kepala desa Humusu Wini Alfridus Bana mengaku para peserta lomba dayung perahu saat ini masih dibatasi hanya untuk nelayan yang berada di desa Humusu Wini.

Hal itu lantaran masih terkendala pada keterbatasan dana, Sehingga ia berharap kedepannya ada dukungan dari pemerintah daerah sehingga nelayan dari seluruh wilayah di pantai Utara bisa bergabung.

"Semoga kedepan ini bisa jadi event tahunan yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah"ungkapnya penuh harap.

 

Editor : Sefnat Besie

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network