Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : SAR Tutup Pencarian KM Feronia di Perairan Manggarai Barat, Satu Penumpang Belum Ditemukan
Advertisement . Scroll to see content

Detik-detik Evakuasi 5 WNA China di Pulau Ndana: Petugas Harus Berenang Terjang Gelombang Tinggi

Jum'at, 06 November 2026 | 20:55 WIB
  • author *Sefnat Besie
Detik-detik Evakuasi 5 WNA China di Pulau Ndana: Petugas Harus Berenang Terjang Gelombang Tinggi
Petugas Harus Berenang Terjang Gelombang Tinggi Evakuasi 5 WNA China di Pulau Ndana. Foto: Ilustrasi AI

ROTE NDAO, iNewsTTU.id– Proses evakuasi lima warga negara asing (WNA) asal China yang bersembunyi di Pulau Ndana, Kabupaten Rote Ndao, diwarnai aksi heroik aparat kepolisian, Jumat (6/11/2026) pagi. Petugas terpaksa harus berenang menerjang gelombang laut yang cukup tinggi demi mencapai pesisir pulau terluar tersebut.

Operasi bermula dari penangkapan tiga nelayan asal Sulawesi Tenggara di sekitar perairan Pulau Ndana pada Kamis (5/11/2026) malam, usai kapal fiber tanpa nama yang mereka tumpangi mengalami kerusakan mesin. Berdasarkan informasi intelijen, kelima WNA penumpang kapal tersebut melarikan diri dan bersembunyi di daratan Pulau Ndana.

Jumat pagi sekitar pukul 06.30 WITA, Kasat Intelkam Polres Rote Ndao mengerahkan dua tim menggunakan perahu. Saat mendekati lokasi, petugas sempat memergoki sebuah perahu misterius yang diduga hendak menjemput para WNA, namun langsung melarikan diri begitu melihat kehadiran aparat.

Karena kondisi gelombang laut yang tinggi serta tidak adanya lokasi labuh yang aman, personel kepolisian akhirnya memutuskan untuk berenang menuju pesisir Pulau Ndana. Sekitar pukul 07.20 WITA, petugas berhasil menemukan kelima WNA yang sedang bersembunyi di antara pepohonan.

Melalui pendekatan persuasif dan humanis, kelima WNA tersebut akhirnya berhasil dievakuasi menggunakan perahu menuju Pelabuhan Desa Oeseli, sebelum dibawa ke Mapolres Rote Ndao untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Berdasarkan data awal kepolisian, kelima WNA tersebut terdiri atas empat laki-laki dan satu perempuan, masing-masing bernama Zhao Shuo, Chai Jiaxing, Jiang Hongzhuo, Sun Yinghua, dan Wang Yu.

Selain mengamankan para pelaku dan WNA, polisi turut menyita sejumlah barang bukti berupa satu unit kapal fiber tanpa nama berlambung hijau, uang tunai jutaan rupiah, serta satu unit telepon genggam. Saat ini, kapal fiber yang digunakan para pelaku masih kandas di perairan dangkal Pulau Ndana dan dalam proses penanganan lebih lanjut oleh penyidik.
 

Editor: Sefnat Besie

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut