Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : SAR Tutup Pencarian KM Feronia di Perairan Manggarai Barat, Satu Penumpang Belum Ditemukan
Advertisement . Scroll to see content

Satu SPBU di Lembata Tak Beroperasi, Pertamina Tambah Pasokan Pertalite dan Solar

Jum'at, 06 November 2026 | 11:12 WIB
  • author *Sefnat Besie
Satu SPBU di Lembata Tak Beroperasi, Pertamina Tambah Pasokan Pertalite dan Solar
Pasokan bahan bakar minyak (BBM) ke SPBU di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur. (Foto: istimewa).

LEMBATA, iNewsTTU.id – Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) ke Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), tetap berjalan normal meski satu dari empat Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah tersebut tidak beroperasi.

SPBU yang tidak beroperasi tersebut adalah SPBU 56.862.01. Kondisi ini disebut terjadi akibat kendala finansial dalam pengelolaannya.

Dengan demikian, kebutuhan BBM masyarakat Lembata saat ini dilayani melalui tiga SPBU yang masih beroperasi.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, mengatakan pihaknya terus mengoptimalkan penyaluran BBM sekaligus memantau ketersediaan stok di seluruh lembaga penyalur yang masih aktif.

“Kami memastikan pasokan BBM ke Kabupaten Lembata tetap berjalan. Saat ini, penyaluran terus dioptimalkan melalui tiga SPBU yang beroperasi, dengan pemantauan stok dan koordinasi secara berkala bersama lembaga penyalur dan pemangku kepentingan terkait untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” ujar Ahad.

Untuk memperkuat ketersediaan BBM, Pertamina telah menjadwalkan tambahan pengiriman ke tiga SPBU tersebut.

Masing-masing SPBU akan memperoleh tambahan 5.000 liter Pertalite dan 5.000 liter Biosolar.

Pertamina juga melakukan pemantauan terhadap stok dan realisasi penyaluran guna memastikan distribusi BBM berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.

Di tengah kondisi tersebut, Pertamina mengungkapkan bahwa saat ini terdapat satu SPBU baru yang sedang dalam proses pembangunan di Kabupaten Lembata.

Fasilitas baru tersebut diharapkan dapat memperluas akses pelayanan energi dan menambah kapasitas layanan BBM bagi masyarakat ke depannya.

Selain memastikan ketersediaan pasokan, Pertamina juga memperketat pengawasan penyaluran BBM di SPBU. Langkah ini dilakukan untuk mencegah praktik pembelian berulang oleh kendaraan yang terindikasi menyalahgunakan BBM bersubsidi.

Pengawasan juga diperkuat melalui koordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat penegak hukum (APH), terutama terhadap potensi penyalahgunaan BBM bersubsidi melalui pengisian berulang maupun penggunaan surat rekomendasi yang tidak sesuai ketentuan.

“Kami juga mengimbau masyarakat untuk melakukan pembelian BBM sesuai kebutuhan dan menggunakan BBM secara bijak. Pertamina terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, APH, serta seluruh lembaga penyalur agar penyaluran BBM bersubsidi dapat berjalan sesuai ketentuan dan tepat sasaran,” tambah Ahad.

Sebelumnya, persoalan antrean di sejumlah SPBU serta kenaikan harga Pertalite di tingkat pengecer menjadi perhatian masyarakat di Kabupaten Lembata.

Editor: Sefnat Besie

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut