Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Pulang dari Jakarta, 10 Atlet Taekwondo Sikka Bawa 12 Medali, Pemkab Disorot
Advertisement . Scroll to see content

Krisis Air Minum Mengancam Warga Sikka, DPRD Desak Bupati Turun Tangan

Kamis, 10 September 2026 | 09:25 WIB
  • author Frederikus K. Dokeng
Krisis Air Minum Mengancam Warga Sikka, DPRD Desak Bupati Turun Tangan
Manto Eri mendesak Pemkab Sikka segara menyalurkan air bersih ke wilayah terdampak krisis air. ( Foto : Istimewa)

“Saya tegaskan pemerintah harus dropping air minum ke wilayah-wilayah itu segera. Air minum itu kebutuhan dasar rakyat,” katanya.

Watugong Ikut Terancam Krisis Air

Manto juga menyebut Watugong, Kecamatan Alok Timur, sebagai salah satu wilayah yang perlu mendapat perhatian pemerintah.

Menurutnya, masyarakat di wilayah tersebut masih menggunakan air tadah hujan sehingga berpotensi menghadapi krisis air minum apabila cadangan air di bak penampungan mulai menipis.

“Juga di Watugong, Kecamatan Alok Timur. Itu ancaman krisis air minum karena pakai air tadah hujan,” ujarnya.

Ia meminta BPBD bersama pemerintah daerah segera memetakan wilayah-wilayah yang memiliki ketergantungan terhadap air hujan agar distribusi air dapat dilakukan sebelum masyarakat mengalami kesulitan yang lebih parah.

Kehadiran Pemerintah Harus Nyata

Manto menegaskan, kehadiran pemerintah di tengah persoalan masyarakat harus diwujudkan melalui tindakan nyata, bukan hanya respons administratif atau menunggu laporan.

“Dimensi kehadiran pemerintah itu harus dinyatakan dengan tindakan nyata,” tegasnya.

Ia berharap setelah persoalan tersebut diberitakan, Pemerintah Kabupaten Sikka segera bergerak melakukan pengecekan ke lapangan dan mendistribusikan air kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Saya yakin pemerintah setelah baca berita akan sigap ke lapangan,” pungkasnya.

Manto berharap penanganan krisis air minum dilakukan secara cepat dan menyeluruh, tidak hanya di Teka Iku dan Dobo, tetapi juga Watugong serta wilayah lain yang masyarakatnya masih bergantung pada bak tadah hujan.

Editor: Sefnat Besie

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut