300 Petugas Sensus Ekonomi di Flores Timur Mulai Terjun ke Lapangan
Flores Timur, iNewsTTU.id-Sebanyak 300 petugas Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Flores Timur resmi dilepas untuk menjalankan tugas pendataan di seluruh wilayah daerah itu. Pelepasan dilakukan oleh Wakil Bupati Flores Timur, Ignasius Boli Uran, di halaman Kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Flores Timur, Kamis, 18 Juni 2026.
Dalam sambutannya, Ignasius meminta para petugas bekerja secara jujur, cermat, dan profesional selama menjalankan tugas di lapangan. Ia menegaskan pentingnya menjaga kualitas data yang dikumpulkan karena hasil sensus akan menjadi dasar penyusunan berbagai kebijakan pembangunan di masa mendatang.
Ia mengingatkan agar para petugas tidak merekayasa data sehingga pemerintah dapat memperoleh gambaran kondisi ekonomi yang akurat sebagai bahan perencanaan kebijakan pada tahun-tahun berikutnya.
"Jadi harus cermat, teliti dan jangan salah tulis. Harus ramah bersahabat," kata Ignasius.
Menurutnya, para petugas telah dibekali melalui proses orientasi, pendidikan, dan pelatihan sebelum diterjunkan ke lapangan.
"Bekalmu sudah cukup," imbuhnya.
Ignasius menjelaskan, Sensus Ekonomi 2026 merupakan pelaksanaan sensus ekonomi yang kelima sejak pertama kali dilakukan pada 1986.
"Sensus ekonomi kali ini dilaksanakan untuk kelima kali 1986, 1996, 2006, 2016 dan 2026," terangnya.
Ia juga menyebut pelaksanaan sensus ekonomi tahun ini melibatkan sekitar 251 ribu petugas di seluruh Indonesia yang tersebar di 31 provinsi dan 514 kabupaten/kota.
Menurut Ignasius, pembangunan yang tepat sasaran harus bertumpu pada data yang valid. Karena itu, meskipun sensus ekonomi merupakan program nasional, hasilnya akan sangat berguna bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan pembangunan.
"Kita mesti meyakinkan masyarakat kita memberikan data yang terbuka dan jujur dan tentu kerahasiaan perlu dijaga," tandasnya.
Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Flores Timur, Feliksia Penaten Kelo Siola, mengatakan 300 petugas yang dilepas terdiri atas 260 petugas pendata lapangan dan 40 petugas pemeriksa lapangan.
"Hari ini merupakan pencanangan sekaligus melepas petugas secara simbolis yang diwakilkan petugas dari Kecamatan Larantuka," ujarnya.
Feliksia mengajak masyarakat untuk mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dengan memberikan informasi yang benar kepada petugas. Ia juga meminta masyarakat tidak ragu melaporkan apabila menemukan petugas yang bekerja tidak sesuai prosedur.
"Informasikan data sebenarnya. Mari kita kawal bersama kegiatan besar ini karena sensus ekonomi adalah milik bangsa. Laporkan jika ada petugas yang bekerja tidak benar," imbuhnya.
Ia berharap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 mampu menjangkau seluruh pelaku usaha di Flores Timur, menghasilkan data yang valid dan mutakhir, serta menjadi landasan penting dalam penyusunan kebijakan ekonomi, baik di tingkat nasional maupun daerah.
"Demi terwujudnya pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berdaya saing, terkhusus di Kabupaten Flores Timur, Lewotana tercinta," pungkasnya.
Editor : Sefnat Besie