get app
inews
Aa Text
Read Next : Dirut RS Leona: Seluruh CCTV Sudah Diserahkan ke Polisi, Rumah Sakit Kooperatif Bantu Penyelidikan

Panen Perdana Pakcoy KWT Nekmese, 900 Pohon Sayur Siap Suplai Program MBG di Kefamenanu

Selasa, 02 Juni 2026 | 13:02 WIB
header img
Anggota DPRD TTU Maria Filiana Tahu fraksi Gerindra panen sayur bersama masyarakat. (Foto: iNewsTTU.id/Sefnat).

KEFAMENANU, iNewsTTU.id – Kelompok Wanita Tani (KWT) Nekmese di Kelurahan Kefamenanu Tengah, Kecamatan Kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), berhasil melakukan panen perdana sayur pakcoy yang selanjutnya akan dipasok untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sebanyak 900 pohon pakcoy dipanen pada Selasa dan siap disalurkan ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kefamenanu Selatan untuk memenuhi kebutuhan pangan ribuan pelajar penerima manfaat program tersebut.

Anggota DPRD TTU dari Fraksi Gerindra, Maria Filiana Tahu, mengatakan panen tersebut merupakan hasil pendampingan dan pemberdayaan masyarakat yang dilakukan selama masa reses.

Menurutnya, para kader dan anggota Fraksi Gerindra didorong untuk memanfaatkan masa reses sebagai momentum memotivasi masyarakat agar menangkap peluang ekonomi yang muncul dari pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis yang dicanangkan pemerintah pusat.

"Saat reses saya melihat kelompok ibu-ibu di Kefamenanu Tengah memiliki kemauan kuat untuk mengembangkan usaha pertanian. Kendala mereka hanya pada fasilitas pendukung. Karena melihat komitmen mereka, saya berupaya memberikan dukungan dan hasilnya hari ini bisa kita lihat bersama," ujar Maria.

Ia menjelaskan hasil panen pakcoy tersebut langsung terserap oleh dapur MBG setelah sebelumnya dilakukan komunikasi dan peninjauan lapangan oleh pihak SPPG.

"Sebanyak 900 pohon pakcoy ini akan masuk ke dapur MBG untuk mendukung kebutuhan makanan sekitar 3.200 siswa penerima manfaat," katanya.

Selain sektor pertanian, Maria menyebut program MBG juga membuka peluang ekonomi bagi kelompok peternak muda. Saat ini terdapat sedikitnya enam kelompok pemuda di wilayah Kota Kefamenanu yang aktif memasok ayam dan telur untuk kebutuhan dapur MBG.

"Bahkan minggu ini ada 100 ekor ayam yang dipasok dari kelompok pemuda di Kelurahan Kefamenanu Tengah. Standar berat ayam yang diminta sekitar 1,5 kilogram bersih, namun peternak mampu menghasilkan ayam dengan berat mencapai 2,3 kilogram," ungkapnya.

Sementara itu, Lurah Kefamenanu Tengah, Sirilus Antonius Akoit, menilai keberadaan Program Makan Bergizi Gratis telah memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat karena menciptakan pasar yang jelas bagi hasil pertanian lokal.

Menurutnya, masyarakat kini tidak lagi khawatir mengenai pemasaran hasil panen karena kebutuhan bahan pangan dari dapur MBG terus meningkat.

"Kehadiran MBG menjadi multiplier effect bagi masyarakat. Pasarnya sudah ada, sehingga petani tidak lagi berpikir hasil pertanian mereka mau dijual ke mana. Ini menjadi peluang besar bagi warga untuk terlibat dalam sektor pertanian," katanya.

Ia berharap keberhasilan KWT Nekmese dapat menjadi contoh bagi kelompok tani lainnya di Kefamenanu Tengah maupun wilayah lain di TTU untuk memanfaatkan peluang usaha yang lahir dari program pemerintah tersebut.

Sirilus juga menyampaikan apresiasi kepada Maria Filiana Tahu yang dinilai cepat merespons aspirasi masyarakat melalui dukungan fasilitas dan pemberdayaan kelompok tani.

"Dukungan yang diberikan sangat membantu pelaksanaan kegiatan pertanian yang dijalankan Kelompok Wanita Tani Nekmese sehingga hari ini mereka bisa menikmati hasil panen pertama," tuturnya.

Editor : Sefnat Besie

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut