Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Persiapan Pasar Perbatasan PLBN Napan Dimatangkan, Launching Dijadwalkan 14 Agustus 2026
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Petani Banopo Siram Pupuk Terakhir untuk Sayur Sebelum Diterjang Banjir

Selasa, 28 April 2026 | 11:55 WIB
  • author *Sefnat Besie
Kisah Petani Banopo Siram Pupuk Terakhir untuk Sayur Sebelum Diterjang Banjir
Seorang petani tampak masih bertahan di tengah ancaman banjir dengan menyemprotkan pupuk ke tanaman hortikultura. Foto istimewa

Aksi Nese terlihat pada Selasa pagi, saat cuaca masih belum bersahabat. 

Di tengah kekhawatiran akan datangnya banjir susulan, ia tetap berupaya merawat tanamannya sebagai bentuk tanggung jawab sekaligus harapan agar jerih payahnya tidak sia-sia.

Sebelumnya pada Sabtu hingga minggu, banjir menerjang lahan lahan pertanian Kelompok Tani ini, selain lahan tergerus karena tidak ada bronjong penahan, sebagian tanaman hortikultura tersebut banjir. 

Ketua kelompok tani sehati banopo Frater Herman Tugas Ginting OFMConv yang dikonfirmasi membenarkan hal itu.

Lahan Kelompok Tani yang beranggotakan 43 orang dipastikan tak lagi beraktivitas akibat bencana itu.

Menurutnya, beberapa anggota Petani masih merawat tanaman hortikultura tersebut sambil menanti kemurahan alam.

Tokoh agama asal Medan Sumatera Utara ini mengaku pasca bencana tersebut, pihaknya berencana mencari lahan baru untuk pindahkan lahan hortikultura agar tidak mengalami kerugian yang lebih besar lagi.

Ia pun membutuhkan uluran tangan dari sesama agar bisa membantu meringankan anggota kelompok tani yang kebanyakan masih hidup terbelakang soal pendapatan atau ekonomi keluarga. 

Editor: Sefnat Besie

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut