Dispora TTU Terjunkan 100 Atlet Ikuti POPDA NTT 2026 di Kupang
KEFAMENANU, iNewsTTU.id – Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), NTT menyatakan kesiapan mengikuti ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) tahun 2026.
Hal ini disampaikan Kepala Dispora TTU, Hieronymus Kab Bana, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (27/4/2026).
Ia mengatakan, meski jadwal pelaksanaan POPDA sempat mengalami perubahan, pihaknya tetap siap mengikuti kegiatan tersebut kapan pun digelar.
“Awalnya POPDA direncanakan pada Maret, kemudian diundur dan rencananya akan dilaksanakan pada Juli 2026. Kita dari TTU siap saja,” ujarnya.
Menurutnya, Dispora TTU telah menyiapkan sekitar 100 atlet untuk diberangkatkan ke ajang tersebut. Para atlet ini akan didampingi pelatih, official, dan tim medis.
Dalam POPDA 2026, terdapat sekitar 12 cabang olahraga yang dipertandingkan di tingkat provinsi. Namun, TTU hanya akan mengikuti 7 cabang olahraga, yakni kempo, taekwondo, karate, tinju, pencak silat, atletik, dan sepak bola.
“Satu cabang yang belum bisa kita ikutkan adalah wushu karena di TTU belum ada kepengurusan maupun atletnya,” jelasnya.
Ia menambahkan, persiapan atlet saat ini telah mencapai sekitar 90 persen. Dispora juga telah melakukan koordinasi dengan para pelatih serta memantau langsung proses latihan para atlet yang sudah menjalani training center (TC) secara mandiri.
Jika jadwal resmi telah ditetapkan oleh pemerintah provinsi, pihaknya akan segera melaporkan kepada Bupati TTU untuk proses pelepasan kontingen.
Sementara itu, Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora TTU, Ori Pale, menambahkan bahwa seleksi atlet akan dimulai pada Mei 2026, dan TC terpusat dijadwalkan berlangsung mulai 1 Juni 2026.
“TC terpusat direncanakan di Lapangan Oemanu agar mudah dipantau secara menyeluruh oleh Dispora,” ungkapnya.
Ia merinci jumlah atlet per cabang olahraga, antara lain kempo 19 atlet, taekwondo 18 atlet, pencak silat 13 atlet, karate 14 atlet, tinju 10 atlet, atletik 8 atlet, dan sepak bola 18 atlet.
Menurut Ori, penentuan kuota atlet didasarkan pada perolehan medali pada ajang sebelumnya.
Ia juga menjelaskan bahwa pada POPDA 2025, TTU meraih 6 medali emas dan berada di peringkat keempat.
“Penurunan jumlah medali bukan karena prestasi menurun, tetapi karena keterbatasan kuota atlet akibat efisiensi anggaran,” jelasnya.
Pada POPDA 2023, TTU berhasil meraih 13 medali emas dan menempati peringkat ketiga.
Untuk tahun 2026, Dispora TTU menargetkan peningkatan prestasi dengan menetapkan target medali bagi setiap cabang olahraga yang akan dievaluasi setelah pertandingan.
“Kita tidak ingin hanya ikut meramaikan. Targetnya harus jelas dan ada peningkatan prestasi,” tegasnya.
Editor : Sefnat Besie