Tim Kemenhub Tinjau Lokasi Bandara Perintis di Kefamenanu, Landasan Pacu Diukur 775 Meter
KEFAMENANU, iNewsTTU.id – Tim dari Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Ditjen Hubud) kembali melakukan kunjungan ke lokasi rencana pembangunan bandara perintis khusus di Kelurahan Sasi, Kecamatan Kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur, Kamis (9/4/2026).
Dalam kunjungan tersebut, tim melakukan pengukuran ulang terhadap panjang landasan pacu (runway). Hasilnya, panjang landasan diketahui mencapai 775 meter.
Kunjungan ini turut didampingi langsung oleh Wakil Bupati TTU Kamilus Elu, Asisten Ekonomi dan Pembangunan, serta perwakilan dari Dinas PUPR dan Dinas Perhubungan setempat.
Salah satu anggota tim Ditjen Hubud, Agung Wibowo, S.T., M.Eng., selaku Inspektur Bandar Udara Ahli Muda, menjelaskan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk mengevaluasi kesiapan sistem bandara sebelum dapat digunakan untuk penerbangan.
“Hari ini kita

kondisi sistem bandara, apa saja yang harus dipenuhi agar bisa dilakukan penerbangan. Secara struktural, perkerasan sudah cukup bagus, namun masih ada beberapa hal yang perlu ditindaklanjuti,” ujar Agung.
Ia menambahkan, sejumlah catatan hasil evaluasi akan dituangkan dalam berita acara untuk segera ditindaklanjuti demi menjamin keselamatan penerbangan.
“Ada beberapa hal yang akan kita tuangkan dalam berita acara untuk ditindaklanjuti agar penerbangan dapat berjalan aman,” lanjutnya.
Meski demikian, pihaknya masih melakukan diskusi terkait sejumlah kekurangan yang harus dipenuhi. Ia menegaskan bahwa progres saat ini menunjukkan arah yang positif.
“Prinsipnya kita optimis, ini one progress. Selanjutnya akan ditindaklanjuti baik dari sisi fisik lapangan maupun administrasi,” jelasnya.
Sementara itu, Wakil Bupati TTU Kamilus Elu menyatakan kesiapan pemerintah daerah dalam mendukung percepatan pembangunan bandara tersebut.

Menurutnya, dalam waktu dekat Pemda akan melakukan pembersihan area landasan, merapikan batu-batu, serta membangun pagar untuk menjaga fasilitas agar tidak rusak akibat aktivitas masyarakat.
“Kita akan merapikan area, membersihkan, dan membuat pagar supaya tidak dirusak oleh masyarakat yang melintas. Selain itu, kita juga akan berkoordinasi dengan masyarakat pemilik kebun di sekitar lokasi agar semuanya bisa ditata dengan baik,” ungkap Kamilus.
Ia juga menyebutkan bahwa berdasarkan hasil penilaian sementara dari tim Kementerian Perhubungan, kesiapan lokasi bandara telah mencapai sekitar 80 persen dari persyaratan yang ditentukan.
“Ini proses yang sedang berjalan dan kita optimis bandara ini bisa segera beroperasi. Harapan kita, semua disiapkan sesuai standar kementerian agar bisa dimanfaatkan dalam jangka panjang,” tambahnya.
Kamilus juga menekankan pentingnya kehadiran bandara perintis ini, mengingat posisi strategis TTU sebagai wilayah perbatasan yang memiliki dua Pos Lintas Batas Negara (PLBN).
Adapun tim Ditjen Perhubungan Udara yang hadir dalam kunjungan tersebut terdiri dari:
Agung Wibowo, S.T., M.Eng. (Inspektur Bandar Udara Ahli Muda)
Boris Hidro Kurniawan, S.T. (Inspektur Bandar Udara Ahli Pertama)
Septian Tri Pradita Maulana Putra, A.Mdt (Pengawas Penerbangan)
Maria Maharani Gloria Nusantara, S.T. (Pengevaluasi Penerbangan)
Kunjungan ini diharapkan dapat mempercepat proses pemenuhan persyaratan teknis maupun administrasi, sehingga bandara perintis di Kefamenanu dapat segera difungsikan untuk mendukung konektivitas wilayah perbatasan.
Editor : Sefnat Besie