Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Konflik Sosial di Flores Timur: 3 Orang Meninggal Dunia, 20 Rumah Warga Rusak
Advertisement . Scroll to see content

Dua Jurnalis Tewas Akibat Serangan Udara Israel di Lebanon Selatan

Minggu, 29 Maret 2026 | 05:26 WIB
  • author Sefnat Besie, Reza Fajri
Dua Jurnalis Tewas Akibat Serangan Udara Israel di Lebanon Selatan
Serangan udara Israel menghantam Lebanon Selatan (foto: ist)


BEIRUT, iNewsTTU.id – Konflik di perbatasan Lebanon kembali menelan korban jiwa dari kalangan jurnalis. Dua orang koresponden media dilaporkan tewas setelah serangan udara Israel menghantam wilayah selatan Lebanon pada Sabtu (28/03/2026).

Kedua jurnalis yang gugur dalam tugas tersebut adalah Ali Shoeib, koresponden senior dari stasiun televisi Al-Manar milik kelompok Hizbullah, dan Fatima Ftouni, reporter dari televisi Al-Mayadeen yang berbasis di Beirut.

Kematian Ali Shoeib menjadi kehilangan besar bagi dunia pers di Lebanon. Ia dikenal sebagai jurnalis perang berpengalaman yang telah meliput konflik di wilayah selatan Lebanon selama hampir tiga dekade. Sementara itu, Fatima Ftouni dikabarkan sempat melakukan siaran langsung dari wilayah Jezzine sesaat sebelum serangan maut itu terjadi.

Israel Tuding Jurnalis Sebagai Operator Intelijen

Menanggapi peristiwa tersebut, pihak militer Israel mengeklaim bahwa Ali Shoeib merupakan target operasi mereka. Israel menuding Shoeib bukan sekadar jurnalis, melainkan operator intelijen Hizbullah.

"Ali Shoeib beroperasi secara sistematis untuk mengungkap lokasi tentara Israel yang beroperasi di Lebanon selatan," tulis pernyataan resmi militer Israel sebagaimana dikutip dari AP.

Editor: Sefnat Besie

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut