get app
inews
Aa Text
Read Next : Pagi Ini Kapolda NTT Dijadwalkan Resmikan Groundbreaking SPPG 3T di Haulasi TTU

Momen Haru Saat Kapolda NTT Jadi Jembatan Rindu Antara Ayah di Kupang dan Putri di Cyprus

Rabu, 25 Februari 2026 | 19:16 WIB
header img
Suasana Haru di Mapolda NTT saat Kapolda NTT Beri Kejutan Pertemukan Polwan Misi PBB dengan Sang Ayah dari Kupang. Foto: Istimewa

KUPANG, iNewsTTU.id – Suasana peluncuran buku "Sisi Lain Polisi" dan "Srikandi Flobamorata" di Aula Mapolda NTT, Selasa (24/2/2026), mendadak berubah haru. Kapolda NTT, Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko memberikan kejutan luar biasa yang menyentuh hati seluruh hadirin.

Di tengah acara, Kapolda melakukan sambungan video conference via Zoom dengan Brigpol Wihelmina Kristanti Manafe, personel Polda NTT yang kini tengah mengemban misi perdamaian dunia di bawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Cyprus.

Kejutan memuncak saat Irjen Pol Rudi Darmoko meminta seorang pria berdiri di tengah aula. Sosok tersebut ternyata adalah ayah kandung Brigpol Wihelmina yang sengaja dihadirkan tanpa sepengetahuan sang putri. Isak tangis haru pun pecah saat ayah dan anak ini saling menyapa meski terhalang jarak ribuan kilometer.

Jejak Prestasi: Dari Sudan hingga Cyprus

Brigpol Wihelmina bukan sosok sembarangan. Ia mencatatkan sejarah sebagai Polwan pertama asal Polda NTT yang berhasil menembus ketatnya seleksi Formed Police Unit (FPU) untuk misi perdamaian di Sudan, Afrika.

Lulusan Korps Bhayangkara tahun 2014 ini menceritakan perjuangannya menghadapi latihan fisik dan mental yang sangat berat sebelum berangkat ke medan konflik.

"Latihan itu benar-benar digenjot agar siap fisik, mental, dan pengetahuan misi. Butuh tenaga ekstra," kenang Wihelmina dalam dialognya bersama Kapolda.

Keberhasilan di Sudan membawanya kembali lulus seleksi Individual Police Officer (IPO) pada 2023. Sejak Desember 2024, ia bertugas di Cyprus dan dijadwalkan baru akan kembali ke Indonesia pada Juni 2026 mendatang.

Tantangan Hidup Mandiri di Negeri Orang

Berbeda dengan misi FPU yang bergerak dalam pasukan, pada misi IPO di Cyprus ini, Wihelmina dituntut lebih mandiri.

"Kalau IPO bekerja sendiri. Tempat tinggal, kendaraan, hingga urusan makan minum semuanya diurus secara mandiri," tuturnya.

Meski kondisi di Cyprus lebih stabil dibanding Sudan, ia mengakui tantangan terberat tetaplah rasa rindu (homesick) kepada keluarga di NTT. Itulah sebabnya, kehadiran sang ayah di layar Zoom tadi menjadi suntikan energi luar biasa baginya.


Kebanggaan Polda NTT

Kapolda NTT, Irjen Pol Rudi Darmoko, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi Brigpol Wihelmina yang telah membawa harum nama institusi dan negara di kancah internasional.

"Kami sangat bangga. Kehadiranmu di bawah bendera PBB adalah bukti nyata bahwa Polwan NTT mampu bersaing dan berkontribusi di dunia internasional," tegas Kapolda.

Pesan untuk Polwan Muda

Di akhir dialog, Brigpol Wihelmina memberikan motivasi kepada rekan sejawatnya, terutama para Polwan di jajaran Polda NTT, untuk berani bermimpi besar dan keluar dari zona nyaman.

"Tantangan memang berat, tetapi akan terasa ringan jika dijalani dengan hati dan ketulusan. Dengan rasa optimis dan kemauan kuat, semua misi pasti berjalan lancar," tutupnya dengan suara bergetar menahan haru.

Momen ini menjadi inti dari peluncuran buku "Sisi Lain Polisi", membuktikan bahwa di balik seragam tegas Polri, terdapat kisah pengorbanan dan cinta keluarga yang menjadi pondasi dalam setiap pengabdian.

 

 

 

 

Editor : Sefnat Besie

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut