Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Gempa M4,4 Landa Manggarai, Stasiun Geofisika Kupang Imbau Warga Jauhi Bangunan Retak
Advertisement . Scroll to see content

BMKG: 13 Kabupaten Kota di NTT Diguyur Hujan Pagi Ini

Kamis, 18 Desember 2025 | 05:19 WIB
  • author *Sefnat Besie
BMKG: 13 Kabupaten Kota di NTT Diguyur Hujan Pagi Ini
Ilustrasi hujan deras foto ilustrasi iNews.id

KUPANG, iNewsTTU.id – Sebanyak 13 kabupaten/kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) diguyur hujan sejak pagi hari ini, Kamis 18 Desember 2025. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) NTT mengeluarkan Update Peringatan Dini Cuaca pada pukul 04.15 WITA, dengan potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang.

BMKG menyebutkan, kondisi cuaca tersebut mulai terpantau sekitar pukul 04.45 WITA dan diperkirakan masih akan berlangsung hingga pukul 07.45 WITA.

Adapun 13 kabupaten/kota yang terdampak hujan pagi ini meliputi:

1. Kabupaten Kupang


2. Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS)


3. Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU)


4. Kabupaten Belu


5. Kabupaten Alor


6. Kabupaten Sumba Timur


7. Kabupaten Lembata


8. Kabupaten Rote Ndao


9. Kabupaten Sabu Raijua


10. Kabupaten Malaka


11. Kota Kupang


12. Kabupaten Flores Timur (potensi meluas)


13. Kabupaten Sikka (potensi meluas)

 

Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat terpantau merata di berbagai kecamatan pada wilayah-wilayah tersebut, mulai dari Pulau Timor, Alor, Lembata, Rote, Sabu, hingga Pulau Flores dan Sumba.

BMKG NTT mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap potensi banjir lokal, genangan air, pohon tumbang, serta gangguan transportasi, khususnya pada jam-jam pagi saat aktivitas warga mulai meningkat.

“Masyarakat diharapkan tetap memantau informasi cuaca terkini dari BMKG dan menghindari aktivitas di luar ruangan saat hujan lebat disertai kilat dan angin kencang,” imbau Prakirawan BMKG Nusa Tenggara Timur.

BMKG menegaskan, peringatan dini ini bersifat dinamis dan dapat diperbarui sesuai perkembangan kondisi atmosfer di wilayah NTT.

Editor: Sefnat Besie

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut