get app
inews
Aa Text
Read Next : Pengurus DMI TTU Resmi Dilantik, Bupati Falent: Masjid Harus Jadi Pusat Peradaban Umat

Kapolres TTU Pasang Listrik untuk Kelompok Tani, Dorong Infrastruktur Energi Demi Lumbung Jagung NTT

Selasa, 09 Desember 2025 | 19:05 WIB
header img
Saat Kapolres TTU AKBP Eliana Papote serahkan secara simbolis pemasangan listrik untuk Kelompok tani di Desa Oabikase. Foto: iNewsTTU.id/Sefnat Besie


KEFAMENANU, iNewsTTU.id – Dukungan terhadap ketahanan pangan di Kabupaten Timor Tengah Utara, NTT terus bergerak dari aspek yang berbeda. Tidak hanya fokus pada pendampingan budidaya, Polres TTU kini menyasar penguatan infrastruktur energi bagi petani.

Langkah ini terlihat ketika Kapolres TTU, AKBP Eliana Papote, turun langsung ke Desa Oabikase, Kecamatan Insana Tengah, untuk menyerahkan bantuan pemasangan listrik bagi Kelompok “Tani Taruna Tani Skil”.

Bantuan tersebut diprioritaskan untuk menunjang kebutuhan irigasi, terutama saat musim kemarau ketika petani sangat bergantung pada pasokan energi untuk menghidupkan pompa air.

Dari sudut pandang pembangunan infrastruktur, intervensi Polri ini dinilai menjadi bagian penting dalam mendukung program besar “NTT Lumbung Jagung” yang dicanangkan Kapolda NTT Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko.

Energi listrik dinilai menjadi dasar bagi pertanian modern yang efisien, khususnya dalam memperluas lahan produktif.

“Semoga pemasangan meteran listrik ini bisa bermanfaat bagi kelompok tani di Insana Barat dalam mendukung program ketahanan pangan Presiden Prabowo,” ujar AKBP Eliana.

Ia menegaskan bahwa keterlibatan Polri tidak hanya menyentuh aspek keamanan, tetapi juga pembangunan masyarakat melalui kerja sama lintas sektor.

“Kami ingin menjaga sinergi dengan warga dan mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui program pemerintah yang berdampak langsung bagi petani,” sambungnya.

 

Energi untuk Irigasi: Kebutuhan Mendesak Petani Oabikase

 

Di Desa Oabikase, pemerintah desa telah menyiapkan sekitar 80 hektar lahan pertanian jagung untuk mendukung program lumbung pangan. Namun, pengolahan lahan masih berjalan lambat akibat minimnya tenaga dan sarana mesin.

Kepala Desa Oabikase, Dedi Tahoni, mengungkapkan baru 20 persen kawasan yang siap ditanami.

“Sisanya masih terkendala pengolahan lahan, sementara kebutuhan tenaga dan alat cukup besar,” jelas Dedi.

Menurutnya, kehadiran instalasi listrik yang diberikan Polres TTU memberi dampak langsung pada percepatan pekerjaan petani.

“Dengan adanya bantuan listrik ini, motivasi petani untuk mengolah lahan meningkat, terutama terkait kebutuhan irigasi,” katanya.

 

Polda NTT Dorong Pertanian Berbasis Energi

 

Dalam dua tahun terakhir, Polda NTT memperluas cakupan pendampingan sektor pertanian dengan fokus pada:

Pembukaan lahan jagung berbasis kawasan, Penguatan distribusi pupuk bersubsidi, Dukungan alsintan serta penyediaan energi untuk irigasi

Bantuan listrik bagi kelompok tani di Oabikase menjadi salah satu titik intervensi untuk memastikan ketersediaan energi yang memadai bagi petani dalam meningkatkan produksi.

Melalui kolaborasi antara kepolisian, pemerintah desa, dan kelompok tani, Polres TTU berharap langkah ini menjadi fondasi percepatan produktivitas jagung di wilayah perbatasan dan memperkuat posisi NTT sebagai salah satu lumbung jagung nasional.

 

Editor : Sefnat Besie

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut