Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Getaran Masih Terasa Flores, Gempa Susulan Tembus 15.156 Kali
Advertisement . Scroll to see content

Uang Perjalanan Dinas DPRD Kabupaten Kupang Mandek, Kejari Siap Bertindak

Kamis, 10 April 2025 | 07:30 WIB
  • author Eman Suni
Uang Perjalanan Dinas DPRD Kabupaten Kupang Mandek, Kejari Siap Bertindak
Muhammad Ilham, Kepala Kejaksaan Negeri kabupaten Kupang, Kamis (10/04/2025). Foto: Eman Suni

KUPANG,iNewsTTU.id-- Skandal pengembalian dana perjalanan dinas anggota DPRD Kabupaten Kupang memasuki babak baru. Meski Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan NTT telah lama mengungkap adanya kelebihan bayar dalam perjalanan dinas, sebagian anggota dewan masih saja "membandel" dan belum mengembalikan dana tersebut.

Dari total temuan sebesar lebih dari Rp800 juta, hingga kini baru sekitar Rp400 juta yang dikembalikan oleh 15 anggota DPRD Kabupaten Kupang. Artinya, masih ada sekitar Rp400 juta lebih yang belum dipertanggungjawabkan.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Kupang, Muhammad Ilham, menegaskan bahwa pihaknya masih memberi kesempatan kepada anggota DPRD yang belum menyetor kembali dana tersebut. Namun, ia memperingatkan, bila hingga batas waktu yang ditetapkan tidak ada pengembalian, maka pihaknya tak segan mengambil langkah hukum tegas.

"Kami masih menunggu komitmen anggota DPRD yang belum menyetorkan kembali. Tapi kalau sampai batas waktu yang kami berikan tidak juga dikembalikan, kami akan ambil tindakan hukum," tegas Ilham kepada wartawan, Rabu (9/4/2025).

Sementara itu, Kasi Pidsus Kejari Kabupaten Kupang, Andrew Keya, mengungkapkan bahwa beberapa anggota DPRD bahkan belum mengembalikan sepeser pun dari dana yang menjadi temuan BPK.

“Ada anggota DPRD yang belum menyetorkan sama sekali. Ini tentu sangat disayangkan, mengingat ini menyangkut uang negara,” ujarnya.

Andrew menegaskan, jika sampai waktu yang ditentukan masih tidak ada pengembalian, penyidik Tindak Pidana Khusus (Tipidsus) akan bergerak melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Kondisi ini memunculkan keprihatinan publik terhadap integritas wakil rakyat di Kabupaten Kupang. Dana perjalanan dinas yang seharusnya digunakan untuk mendukung kinerja mereka, justru menjadi polemik akibat dugaan penyalahgunaan.

Editor: Sefnat Besie

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut