Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kapolres TTS Pimpin Upacara Serah Terima Pataka Polda NTT, Tandai Pergantian Kapolda
Advertisement . Scroll to see content

Pembacokan Mengerikan di Kupang: Leher Hampir Putus, Dua Pelaku Diburu Polisi

Senin, 10 Maret 2025 | 21:34 WIB
  • author Eman Suni
Pembacokan Mengerikan di Kupang: Leher Hampir Putus, Dua Pelaku Diburu Polisi
Aprian Boru, Korban pembunuhan dengan luka bacok mengerikan di lehernya ditemukan dalam hutan, Senin (10/03/2025). Foto: Istimewa

KUPANG,iNewsTTU.id-- Polisi akhirnya mengantongi identitas dua orang yang diduga sebagai pelaku pembacokan terhadap Aprian Boru (27). Korban ditemukan tewas dengan luka bacok mengerikan di lehernya di dalam hutan RT 10, RW 20, Kelurahan Manulai 2, Kecamatan Alak, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kapolresta Kupang Kota, Kombes Aldinan Manurung, mengungkapkan bahwa identitas kedua pelaku terungkap setelah penyelidikan intensif dilakukan oleh Satreskrim Polresta Kupang Kota. Barang bukti berupa sebilah parang, rekaman CCTV, vape, handphone, dan baju milik korban telah diamankan sebagai petunjuk utama dalam kasus ini.

"Perkembangan kasusnya untuk saat ini, kami telah mengantongi identitas dua orang yang diduga sebagai pelaku pembunuhan terhadap korban," ujar Aldinan saat memberikan keterangan di kantornya, Senin (10/3/2025).

Menurut Aldinan, bukti-bukti yang dikumpulkan mengarah pada kesimpulan bahwa ada dua pelaku dalam aksi pembunuhan sadis ini. Polisi telah memeriksa dua orang saksi dan mengamati rekaman CCTV yang menunjukkan kesesuaian dengan hasil penyelidikan.

"Kenapa saya bisa katakan ada dua pelaku? Karena ini telah melalui kegiatan penyelidikan yang sudah kami laksanakan. Kami periksa dua orang saksi dan rekaman CCTV, itu ada kesesuaian," jelasnya.

Editor: Sefnat Besie

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut