Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Misteri Hilangnya Pelajar 16 Tahun di Sikka, Pakaian Ditemukan di Gudang TK
Advertisement . Scroll to see content

Oknum Guru di Sikka Ditangkap atas Dugaan Perbuatan Asusila terhadap Delapan Siswi

Kamis, 06 Maret 2025 | 13:23 WIB
  • author *Joni Nura
Oknum Guru di Sikka Ditangkap atas Dugaan Perbuatan Asusila terhadap Delapan Siswi
Polisi tangkap Oknum Guru di Sikka Ditangkap atas Dugaan Perbuatan Asusila terhadap Delapan Siswi. Foto istimewa

Sikka, iNewsTTU.id – Seorang guru sekolah dasar di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, berinisial KAR (42), ditangkap oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sikka atas dugaan tindakan tidak senonoh terhadap delapan siswinya.

Kasus ini terungkap setelah salah satu orang tua korban melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian. 

Berdasarkan hasil penyelidikan, aksi bejat ini telah berlangsung sejak tahun 2022 hingga Februari 2025.

Modus Ancaman Nilai dan Pelecehan di Jam Pelajaran

Kasat Reskrim Polres Sikka, IPTU Djafar Alkatiri, mengungkapkan bahwa tersangka merupakan guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) yang berstatus sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan Perjanjian Kerja.

"Setelah diselidiki, ada delapan siswi yang menjadi korban. Pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka dan saat ini telah diamankan," ujar IPTU Djafar, Selasa (4/3/2025).

Modus yang digunakan tersangka adalah memanggil korban saat jam pelajaran, lalu mendudukkan mereka di pangkuannya sebelum melancarkan aksinya. 

Selain itu, korban juga diancam akan mendapatkan pengurangan nilai jika melaporkan kejadian tersebut kepada guru lain atau orang tua mereka.

Dipecat dan Terancam 15 Tahun Penjara

Akibat perbuatannya, KAR dijerat dengan Undang-Undang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. 

Selain itu, Dinas Pendidikan Kabupaten Sikka telah memberhentikan pelaku sebagai guru dan tengah memproses pemecatannya secara permanen.

Polisi terus mendalami kasus ini dan tidak menutup kemungkinan adanya korban lain. 

Editor: Sefnat Besie

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut