Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Pulang Pesta, Dua Warga Teba Biboki Tanpah Dikeroyok Sekelompok Pemuda Mabuk
Advertisement . Scroll to see content

Polres TTU Monitoring Ketersediaan Gas LPG di Kota Kefamenanu, Stok Stabil Harga Bervariasi

Minggu, 23 Februari 2025 | 16:20 WIB
  • author *Sefnat Besie
Polres TTU Monitoring Ketersediaan Gas LPG di Kota Kefamenanu, Stok Stabil Harga Bervariasi
Anggota Polres TTU Unit II Sat Intelkam saat Monitoring Ketersediaan Gas LPG di Kota Kefamenanu, Stok Stabil Harga Bervariasi. Foto: iNewsTTU.id/Sefnat Besie

Kefamenanu, iNewsTTU.id –Sejumlah Personel Polisi dari Unit II Sat Intelkam Polres Timor Tengah Utara (TTU) NTT melakukan monitoring terkait ketersediaan gas LPG di beberapa toko dan swalayan yang berada di wilayah Kota Kefamenanu.

Pemantauan ini dilakukan untuk memastikan stok LPG tetap tersedia dan harga yang berlaku di pasaran tidak merugikan masyarakat.

Dari hasil pemantauan di lapangan, ditemukan bahwa stok gas LPG yang tersedia di beberapa toko dan swalayan masih cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Namun, harga gas LPG bervariasi tergantung pada ukuran tabung yang dijual.

Gas LPG di Kota Kefamenanu hanya dijual pada UD. Tunggal Jaya, Toko DutaNiaga, Toko Medalion, Toko Ekaria, KCS Swalayan, Smart Swalayan, Pertamina 03, Toko Bintang Timor dan Lay Swalayan.

Kasat Intelkam Polres TTU melalui Kanit II (ekonomi) kepada wartawan mengatakan  Ketersediaan stok gas LPG di wilayah Kota Kefamenanu masih terbilang stabil dan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat

Namun, perlu dicatat bahwa hanya gas LPG non-subsidi yang tersedia, sementara gas LPG subsidi tidak ditemukan di pasaran. Harga gas LPG bervariasi sesuai dengan volume tabung yang tersedia, dengan harga tertinggi mencapai Rp280.000,- per tabung ukuran 12 kg.

Pihak kepolisian mengimbau agar masyarakat lebih bijak dalam membeli gas LPG dan memilih toko atau swalayan yang terpercaya. Monitoring ini juga bertujuan untuk memastikan distribusi gas LPG tetap lancar tanpa adanya penimbunan yang dapat merugikan konsumen.

 

Editor: Sefnat Besie

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut