Logo Network
Network

Pastikan Pemilu Esok Aman, Perum Bulog Salurkan 226.000 Ton Beras Melalui SPHP

Atikah Umiyani/Sefnat
.
Selasa, 13 Februari 2024 | 14:43 WIB
Pastikan Pemilu Esok Aman, Perum Bulog Salurkan 226.000 Ton Beras Melalui SPHP
Direktur Utama Bulog Bayu Khrisnamurthi jamin Pemilu 2024 aman (Atikah)

JAKARTA, iNewsTTU.id--Perum Bulog telah sukses menyalurkan sebanyak 226.000 ton beras secara nasional hingga tanggal 12 Februari 2024 melalui program Stabilisasi Pasokan Harga Pangan (SPHP). Dalam periode sepuluh hari pertama bulan Februari, Direktur Utama Bulog, Bayu Khrisnamurthi, mengumumkan pencapaian impresif dengan penyaluran sebanyak 60.000 ton melalui SPHP.

Bayu Khrisnamurthi menyampaikan hal ini dalam Diskusi Media yang membahas Data dan Fakta Kondisi Perberasan Indonesia Terkini di Kantor Pusat Perum Bulog, Jakarta, pada Selasa (13/2/2024). Dia menjelaskan bahwa penyaluran tersebut sangat diupayakan untuk memberikan alternatif yang efektif dalam memenuhi kebutuhan pangan.

Diketahui, untuk wilayah Jakarta dan Banten, Bulog telah menyalurkan sebanyak 78.000 ton beras melalui SPHP. Selama bulan Februari 2024, jumlah ini terus bertambah dengan alokasi lebih dari 20.000 ton khusus untuk memastikan pasokan beras terjaga.

Selain itu, Bayu Khrisnamurthi menyampaikan optimisme terhadap pelaksanaan Pemilu 2024 yang diharapkan berlangsung dengan aman dan nyaman bagi semua pihak. Ia menyatakan harapannya bahwa setelah proses Pemilu, bantuan pangan yang sempat dihentikan sementara bisa kembali dilanjutkan.

"Bantuan pangan bisa kembali berjalan, SPHP dapat terus disediakan, dan diharapkan produksi beras terus meningkat. Meskipun produksi pada bulan Februari diperkirakan sudah meningkat beberapa ratus ton, namun Bayu mengakui harga masih cukup tinggi. Dia berharap dengan meningkatnya produksi, harga dapat terkendali sehingga memberikan dampak positif pada harga konsumen," ujarnya.

Editor : Sefnat Besie

Follow Berita iNews Ttu di Google News

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.