Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Pengguna Medsos Diminta Tak Berlebihan Bagikan Data, Simak Dampaknya
Advertisement . Scroll to see content

Dampak Serius Kurang Tidur: Tubuh, Berat Badan dan Kesehatan Mental Terpengaruh

Minggu, 03 Desember 2023 | 17:01 WIB
  • author Diana Rafika Sari/Sefnat Besie
Dampak Serius Kurang Tidur: Tubuh, Berat Badan dan Kesehatan Mental Terpengaruh
Ini yang Terjadi pada Tubuh Jika Tidur Kurang dari 7 Jam Sehari Tidur kurang dari 7 jam sehari bisa menyebabkan masalah serius pada tubuh. Selama 7 jam tersebut, tubuh masuk ke mode perbaikan. Sel-sel diperbaiki. Foto/iStock.

JAKARTA, iNewsTTU.id - Kurang tidur, yang seringkali diabaikan, ternyata dapat memiliki dampak serius pada tubuh dan kesehatan mental seseorang. Tidur kurang dari 7 jam sehari dapat menyebabkan sejumlah masalah, seperti yang dilaporkan oleh Times of India pada Sabtu (2/12/2023).

1.Kelelahan dan Produktivitas Menurun:
    Kurang tidur mengakibatkan tubuh tidak memiliki waktu yang cukup untuk menjalani berbagai siklus tidur, termasuk tidur nyenyak yang memulihkan. Akibatnya, seseorang terbangun dengan perasaan lelah dan grogi, yang dapat berlangsung sepanjang hari. Ini membuat sulit untuk berkonsentrasi, tetap waspada, dan menjadi produktif di tempat kerja atau dalam tugas sehari-hari.

2.Berat Badan Bertambah:
    Tidur dan berat badan memiliki hubungan erat. Kurang tidur dapat mengganggu keseimbangan hormon ghrelin dan leptin. Ghrelin merangsang nafsu makan, sedangkan leptin menandakan rasa kenyang. Kurang tidur dapat meningkatkan ghrelin, membuat seseorang merasa lebih lapar, terutama terhadap makanan berkalori tinggi dan bergula. Hal ini dapat menyebabkan makan berlebihan, terutama di malam hari, dan pada akhirnya berkontribusi terhadap penambahan berat badan dan obesitas.

Editor: Sefnat Besie

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut