get app
inews
Aa Text
Read Next : Polisi Penolong, Bripda Aco dan Bripda Jamal Bantu Lansia yang Mobilnya Mogok akibat Genangan Air

Penjabat Walikota Kupang Minta ASN Tingkatkan Kapasitas dan Netral di Pemilu 2024

Kamis, 16 November 2023 | 10:29 WIB
header img
ASN Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur harus netral dalam Pemilu 2024. Foto : iNewsTTU.id/ Rudy Rihi Tugu

KUPANG,iNewsTTU.id-Penjabat Walikota Kupang, Fahrensy Funay membuka kegiatan Seminar Peningkatan Kapasitas ASN Dalam Penyelenggaraan Pemerintah Daerah dan Netralitas ASN Dalam Pemilu dan Pemilukada Kota Kupang Tahun 2023 di Hotel Aston Kupang, Kamis ( 16/11/2023).

Dalam sambutannya Fahrensy Funay menekankan pentingnya netralitas ASN dalam pelaksanaan Pemilu dan Pilkada tahun 2024 yang akan datang. selaku pimpinan pemerintah kota, ia mengatakan dirinya telah berusaha dengan baik untuk memberikan pemahaman kepada anak buahnya bahwa sebagai seorang ASN mereka harus netral dalam melaksanakan pemilihan Presiden, Legislatif maupun Pilkada pada tahun 2024 mendatang.

" Karena pada dasarnya setiap warga negara memiliki hak pilih termasuk ASN dan secara tegas di dalam konstitusi ASN tetap menggunakan hak pilihnya tetapi hendaknya hak pilih tersebut tidak dinyatakan secara terbuka sehingga cenderung menjadi bentuk kampanye terbuka, masuklah dalam bilik suara dan tentukan pilihan anda semua dari hati nurani," Ujarnya.

Fahren juga berpesan kepada para ASN agar jangan terlibat pada kepentingan salah satu pihak yang bisa berdampak pada profesi serta berdampak pada kepercayaan publik, karena  netralitas ASN dalam pemilu telah diatur dalam undang-undang nomor 5 tahun 2018 atau undang-undang ASN.

" Jika ASN tidak menjaga netralitasnya maka bisa terjadi hal- hal yang mengganggu integritas kita, karena itu saya berharap seminar ini dapat dijadikan forum diskusi, serta sebagai sarana untuk menambah wawasan para peserta khususnya para pejabat hingga staf dalam lingkup pemerintah Kota Kupang akan pentingnya menjaga integritas dalam pelaksanaan pemilu , karena ASN yang melanggar pasti dikenakan sanksi sesuai PP nomor 53 Tahun 2010 tentang disiplin ASN," Pungkasnya.(*)

 

Editor : Sefnat Besie

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut