get app
inews
Aa Read Next : Koordinator Komunitas Sto. Tomas Jakarta Sumbangkan 100 Paket Sembako di Dusun Banopo

Heboh, Sarjana Filsafat di TTU Lolos Seleksi Penilaian PPPK Guru Padahal tak Ada Kualifikasi Formasi

Rabu, 30 November 2022 | 20:58 WIB
header img
Guru Honorer Kategori Ini Tak Perlu Ikut Tes untuk Seleksi PPPK 2022, Langsung Penempatan ( Foto : Istimewa)

KEFAMENANU, iNewsTTU.id - Pelaksanaan Seleksi administrasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Guru di Kabupaten Timor Tengah Utara, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali menuai protes dari beberapa peserta seleksi.

Pasalnya, dalam seleksi awal sebelumnya pihak BKPSDM mengaku tidak membuka kualifikasi formasi Sarjana Filsafat Agama Katolik  untuk tenaga PPPK Guru.

Namun kenyataannya, ada peserta yang lulus seperti yang dalam Fakta pasca dilakukan pengumuman penambahan peserta seleksi penilaian kesesuaian prioritas 2 dan prioritas sebanyak 34 orang.

Daftar nama 34 orang itu diketahui tersebar pada beberapa sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) yang diterima pada, Selasa, 29 November 2022 dan ditandatangani oleh Plt Kadis PKO Kabupaten TTU, RayimundusS Aluman.

Seorang lulusan Sarjana Filsafat Agama Katolik yang tak mau disebutkan namanya mengaku sangat miris menerima informasi pengumuman tersebut.

Menurutnya, ada dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh pihak Badan Kepegawaian Daerah dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) atau pihak Pansel.

Pasalnya, pihak Pansel menyatakan seorang Sarjana Filsafat Agama Katolik lulus seleksi administrasi yang tertuang dalam data pelamar menyanggah yang dinyatakan memenuhi syarat Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara jenis pengadaan PPPK Guru.

Bagi sumber tersebut, pihaknya legowo dan menerima dengan lapang dada jika semua Sarjana Filsafat Agama Katolik di Kabupaten TTU tidak diloloskan karena tidak ada kualifikasi formasi Sarjana Filsafat Agama Katolik  untuk tenaga PPPK Guru.

"Hasil pengumuman administrasi sanggahan ini, masa ada Sarjana Filsafat Agama Katolik yang lolos ini. Perbedaan dengan kami di mana sehingga ada orang ini diloloskan,"tanya dia kesal.

Sumber tersebut juga merasa heran ada dugaan oknum spesial dalam proses tersebut.

"Kalau semua tidak lolos kita mengerti karena itu mereka punya basic atau mereka punya bidang. Dan mereka (Bidang di BKD) sempat bilang, tidak ada formasi untuk Sarjana Filsafat Agama Katolik. Kita sakit hati sekali lihat orang lain bisa lolos ini," ungkapnya.

Mengenai hal ini, pihaknya juga meminta penjelasan perihal kriteria atau standar penilaian untuk seleksi administrasi sanggahan PPPK Guru di Kabupaten TTU.

"Orang-orang besar di TTU ni bisa sampai tega sekali tiadakan kami, terus hanya satu orang yang kasih lolos ni. Kalau sampai kami mengabdi sudah 10 tahun baru tidak diakomodir ini saya rasa pemerintah lagi sakit,"keluhnya.

Ia menegaskan bahwa, apabila pihak Pansel PPPK Guru Kabupaten TTU meminta persyaratan akta mengajar dan jangka waktu mengajar dalam seleksi administrasi tersebut, maka pihaknya juga memenuhi persyaratan tersebut.

Terkait hal ini, Kabid Pengembangan BKDPSDM Kabupaten TTU, Aris Santar saat dikonfirmasi via akun whatsappnya tidak merespon meskipun sudah membaca pesan wartawan.

 

Editor : Sefnat Besie

Follow Berita iNews Ttu di Google News Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut