Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Trump Berubah Sikap, Buka Peluang Negosiasi dengan Iran
Advertisement . Scroll to see content

Dampak Perang Rusia Ukraina, Harga Minyak Mentah Dunia Terdongkrak

Jum'at, 25 November 2022 | 12:41 WIB
  • author Anton Kurniawan
Dampak Perang Rusia Ukraina, Harga  Minyak Mentah Dunia Terdongkrak
Harga minyak dunia menanjak naik pada awal perdagangan Jumat (25/11), memangkas kerugian minggu ini di tengah ekspektasi pembatasan harga tinggi yang direncanakan oleh negara-negara G7 pada minyak Rusia. Foto/Dok

MELBOURNE, TTU.INEWS.ID--Pada awal perdagangan, Harga minyak dunia menanjak naik, hal ini  memangkas beberapa kerugian minggu ini yang telah didorong oleh kekhawatiran tentang permintaan China. 

Terlebih ekspektasi pembatasan harga tinggi yang direncanakan oleh negara-negara G7 pada minyak Rusia akan menjaga pasokan tetap mengalir. 

Dilansir Reuters hari ini, minyak mentah berjangka Brent yang menjadi patokan Internasional naik 13 sen atau 0,2% hingga diperdangkan pada posisi USD85,47 per barel. 

Sedangkan minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS melonjak 35 sen yang setara 0,5% menjadi USD78,32 per barel dari penutupan hari Rabu. 

Pasalnya tidak ada penutupan WTI pada hari Kamis karena liburan Thanksgiving di AS. Kedua kontrak menuju penurunan mingguan ketiga berturut-turut, pada jalur pelemahan sekitar 2% seiring kekhawatiran tentang pelonggaran pasokan yang ketat. 

Diplomat G7 dan Uni Eropa telah membahas batas harga minyak Rusia antara USD65 dan USD70 per barel, dengan tujuan membatasi pendapatan untuk mendanai serangan militer Moskow di Ukraina tanpa mengganggu pasar minyak global.

 "Pasar menganggap (batas harga) terlalu tinggi dengan risiko Moskow membalas," kata analis ANZ Research dalam sebuah catatan kepada klien.

Editor: Sefnat Besie

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut