Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Bandara di TTU Akan Dihidupkan Lagi Maret 2026 Setelah 50 Tahun Mati Suri
Advertisement . Scroll to see content

Menyamar Jadi Mayat Selama 5 Hari, Prajurit Kopassus ini Lolos dari Serangan Marinir

Selasa, 08 November 2022 | 18:17 WIB
  • author Sucipto
Menyamar Jadi Mayat Selama 5 Hari, Prajurit Kopassus ini Lolos dari Serangan Marinir
Kisah Prada Pardjo Prajurit Kopassus, Rela Menyamar Jadi Mayat Demi Bertahan Hidup (Foto: Istimewa)

JAKARTA, INEWS.TTU.ID -Seorang prajurit Kopassus akhirnya harus menyamar menjadi mayat di antara tumpukan mayat agar bisa lolos dari serangan Korps Marinir Kerajaan Belanda, penyamaran itu dilakukan selama 5 hari. 

Dia adalah Prada Pardjo prajurit Kopassus yang berani berkorban membela Indonesia ketika diperhadapkan antara hidup dan mati di medan pertempuran. 

Prada merupakan anggota Kopassus yang berjuang pada awal-awal perebutan Irian Barat (kini Papua) tahun 1961-1962.

Prada dengan kecerdikannya menyamar menjadi mayat selama lima hari di antara tumpukan jenazah rekan-rekannya yang gugur saat kontak tembak dengan tentara Belanda. 

Hal itu berawal ketika pasukan gabungan Kopassus bersama Pasukan Gerak Tjepat (PGT) dipimpin Letnan Dua (Letda) Inf Agus Hernoto diterjunkan ke dalam hutan rimba Papua.

Saat ditugaskan ke hutan belantara Papua untuk menyusup, pasukan ini disergap Korps Marinir Kerajaan Belanda di wilayah Fakfak, Papua Barat. Dengan kondisi jumlah yang sangat minim, pasukan gabungan ini pun terdesak. Pimpinan lalu menginstruksikan seluruh prajurit mundur ke dalam hutan.

Editor: Sefnat Besie

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut