KUPANG, iNewsTTU.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan potensi udara kabur terjadi di tiga wilayah di Nusa Tenggara Timur (NTT), yakni Kupang, Atambua, dan Alor, pada Senin, 19 Oktober 2026.
Berdasarkan informasi prakiraan cuaca BMKG yang diperbarui pada Minggu (18/10/2026), potensi udara kabur diperkirakan muncul pada pagi hari hingga siang dan sore hari di ketiga wilayah tersebut.
Sementara itu, kondisi cuaca di sebagian besar wilayah NTT pada pagi hari diprakirakan cerah hingga berawan. Pada siang hingga sore hari, cuaca umumnya cerah hingga cerah berawan.
BMKG juga memperkirakan potensi hujan ringan di wilayah Tambolaka pada siang hingga sore hari.
Memasuki malam hingga dini hari, kondisi cuaca di NTT secara umum diprakirakan cerah hingga berawan. Namun, masyarakat yang berada di wilayah dataran tinggi perlu mewaspadai potensi kabut pada dini hari.
Adapun wilayah yang berpotensi mengalami kabut meliputi Soe, Ende, Bajawa, dan Ruteng.
Suhu Udara Capai 35 Derajat Celsius
BMKG memperkirakan suhu udara di wilayah NTT berkisar antara 21 hingga 35 derajat Celsius.
Sementara itu, wilayah Manggarai, Ngada, dan sebagian daerah dataran tinggi lainnya diprakirakan memiliki suhu udara lebih sejuk, yakni berkisar 17 hingga 27 derajat Celsius.
Angin diprakirakan bertiup dari arah timur hingga barat daya dengan kecepatan 10–30 kilometer per jam.
Dalam informasi tersebut, BMKG tidak mengeluarkan peringatan dini cuaca atau nihil peringatan dini (NIL) untuk periode prakiraan tersebut.
Masyarakat diimbau tetap memperhatikan kondisi cuaca saat beraktivitas, terutama pengendara yang melintasi wilayah berpotensi udara kabur maupun kabut karena kondisi tersebut dapat mengurangi jarak pandang.
Editor : Sefnat Besie
Artikel Terkait
