Upaya pencegahan tersebut membuahkan hasil. Rencana tawuran antarpelajar SMP yang diduga akan terjadi berhasil dicegah sehingga situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Maulafa tetap aman dan kondusif.
Kapolresta Kupang Kota Kombes Pol. Nelson Filipe Dias Quintas, melalui Kapolsek Maulafa AKP M. L. Petterson Riwu, mengapresiasi langkah cepat para Bhabinkamtibmas dalam merespons informasi yang berkembang di masyarakat.
“Kegiatan sambang dan pembinaan ini merupakan bentuk kehadiran polisi di tengah masyarakat, khususnya di lingkungan pendidikan. Kami berharap para siswa dapat memahami pentingnya menjaga persatuan dan menghindari tindakan yang merugikan diri sendiri, keluarga, dan sekolah,” ujar Petterson Riwu.
Ia juga mengajak sekolah, orang tua, dan masyarakat untuk bersama-sama melakukan pengawasan terhadap pergaulan anak.
“Kami mengajak pihak sekolah dan orang tua untuk bersama-sama mengawasi pergaulan anak. Jangan ragu melaporkan kepada Bhabinkamtibmas atau Polsek Maulafa jika mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas. Mari kita jaga Kota Kupang, khususnya wilayah Maulafa, tetap aman dan kondusif,” pungkasnya.
Pencegahan ini menunjukkan pentingnya sinergi antara kepolisian, sekolah, dan orang tua dalam mengantisipasi potensi kekerasan di kalangan pelajar serta menciptakan lingkungan pendidikan yang aman.
Editor : Sefnat Besie
Artikel Terkait
