Dandim 1618/TTU, Letkol Arm Bambang Heryanto mengatakan pembangunan Kapela Santo Paulus merupakan bagian dari komitmen TNI Angkatan Darat untuk memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya di kawasan perbatasan.
Menurutnya, Program Bakti TNI AD untuk Rakyat tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga bertujuan memperkuat semangat gotong royong, persatuan, dan kebersamaan antara TNI dan masyarakat.
"Kami berharap seluruh proses pembangunan dapat berjalan sesuai target dengan dukungan penuh dari masyarakat, sehingga hasilnya benar-benar menjadi milik bersama dan memberikan manfaat bagi generasi yang akan datang," ujar Dandim.
Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga kekompakan selama proses pembangunan berlangsung agar pekerjaan dapat diselesaikan sesuai rencana.
Dandim berharap Kapela Santo Paulus nantinya dapat dimanfaatkan sebagai tempat pembinaan iman sekaligus menjadi simbol kebersamaan antara TNI dan masyarakat dalam mendukung pembangunan di wilayah perbatasan.
Editor : Sefnat Besie
Artikel Terkait
