KEFAMENANU, iNewsTTU.id – Direktur RS Leona Kefamenanu, dr. Rizky Anugrah Dewati, menegaskan pihak rumah sakit bersikap kooperatif dalam proses penyelidikan kasus meninggalnya dokter Icha Prinsila Utami Pakaenoni. Seluruh keterangan yang dibutuhkan penyidik kepolisian maupun Badan Kehormatan DPRD Timor Tengah Utara (TTU) telah diberikan.
dr. Rizky mengatakan dirinya bersama jajaran RS Leona telah memenuhi panggilan penyidik dan Badan Kehormatan DPRD TTU untuk memberikan klarifikasi.
"Kami sudah menyampaikan semua kepada penyidik kepolisian. Kepada Badan Kehormatan juga kami sedang memenuhi undangan mereka. Untuk hasilnya, kami menunggu proses penyelidikan," ujar dr. Rizky kepada wartawan.
Ia mengungkapkan, sejak awal proses penyelidikan, RS Leona telah menyerahkan rekaman CCTV kepada penyidik. Rekaman tersebut pertama kali diserahkan pada 27 Juni 2026, kemudian kembali dilengkapi setelah polisi meminta tambahan rekaman dari titik kamera lainnya.
"Rekaman CCTV sudah kami serahkan sejak tanggal 27 Juni. Saat penyidik meminta tambahan CCTV di titik lain, kami juga langsung menyerahkannya. Jadi RS Leona sangat kooperatif, bukan tidak memberikan CCTV," tegasnya.
Menurut dr. Rizky, seluruh rekaman dari area masuk menuju Instalasi Gawat Darurat (IGD) telah diberikan kepada penyidik.
"Tetapi seluruh titik masuk menuju IGD sudah kami serahkan. Kalau nanti penyidik membutuhkan titik lain, kami siap memberikan karena masih ada beberapa kamera CCTV," katanya.
Menanggapi tudingan keluarga terkait pendampingan terhadap dokter Icha selama menjalani perawatan, dr. Rizky enggan berkomentar panjang. Ia menegaskan fokus utama pihak rumah sakit saat itu adalah memberikan pelayanan medis terbaik demi kesembuhan pasien.
"Yang paling penting bagi kami adalah terus berkomunikasi dengan keluarga inti, terutama orang tuanya. Selama dirawat, orang tua pasien selalu mendampingi dan saya juga terus memantau perkembangannya setiap hari. Fokus kami saat itu adalah kesembuhan dokter Icha," ujarnya.
RS Leona berharap seluruh proses penyelidikan yang dilakukan kepolisian maupun Badan Kehormatan DPRD TTU dapat berjalan objektif hingga tuntas sehingga memberikan kejelasan bagi semua pihak.
Editor : Sefnat Besie
Artikel Terkait
