Tiga Anggota DPRD TTU Diperiksa Polisi, Rekaman CCTV RS Leona Disita

*Sefnat Besie
Kapolres TTU AKBP Eliana Papote.( Foto iNews).

KEFAMENANU, iNewsTTU.id – Penyelidikan kasus dugaan intimidasi terhadap dokter jaga, Icha Pakaenoni, saat menangani pasien korban gigitan ular terus bergulir. Kepolisian Resor Timor Tengah Utara (TTU) telah memanggil dan meminta klarifikasi dari tiga anggota DPRD TTU yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut.

Kapolres TTU, AKBP Eliana Papote, mengungkapkan bahwa ketiga anggota DPRD tersebut telah dimintai keterangan oleh penyidik. 

Dalam proses klarifikasi itu, masing-masing dimintai penjelasan sedikitnya 24 pertanyaan yang berkaitan dengan dugaan intimidasi terhadap almarhumah dokter Icha saat menjalankan tugas pelayanan medis.

Selain memeriksa 3 oknum anggota DPRD, penyidik juga telah menyita rekaman kamera pengawas (CCTV) milik RS Leona sebagai barang bukti untuk mengungkap secara utuh rangkaian peristiwa yang terjadi di rumah sakit tersebut.

"Tiga anggota DPRD sudah kami undang undang untuk memberikan klarifikasi, ada 24 pertanyaan yang kami ajukan dan rekaman CCTV dari leona sudah kami sita,"tegas AKBP Eliana Papote. 

Kapolres juga memberi isyarat bahwa penanganan perkara berpotensi dialihkan ke Polda Nusa Tenggara Timur. Hal itu menyusul adanya laporan yang akan disampaikan langsung oleh keluarga almarhumah dokter Icha kepada Polda NTT.

Sementara itu, Direktur RS Leona, dr. Rizky Anugrah Dewati, yang sebelumnya hendak dikonfirmasi wartawan terkait dugaan intimidasi yang dialami dokter Icha, memilih tidak memberikan keterangan.

Editor : Sefnat Besie

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network