Investasi Tambak Garam di TTU Siap Serap Tenaga Kerja Lokal, Bupati: Kurangi Pengangguran

*Sefnat Besie
Pemerintah gandeng swasta investasi pengembangan tambak garam di Timor Tengah Utara. (Foto istimewa).

Menurut Yohanes, hasil dialog antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat telah menghasilkan sejumlah kesepakatan penting, salah satunya terkait komitmen perekrutan tenaga kerja lokal.

Selain itu, perusahaan juga akan menanggung pajak bumi dan bangunan, menerapkan skema kerja sama yang menguntungkan pemilik lahan, serta menjalankan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) berupa bantuan pendidikan dan beasiswa bagi masyarakat sekitar.

Investasi ini semakin optimistis untuk direalisasikan setelah hasil kajian ilmiah menunjukkan kualitas garam TTU sangat kompetitif. Penelitian yang dilakukan tim ahli dari Universitas Trunojoyo Madura menemukan tingkat salinitas air laut di sejumlah wilayah pesisir TTU jauh lebih tinggi dibanding beberapa sentra garam nasional.

Uji coba produksi pada lahan seluas 15 petak bahkan mampu menghasilkan 16 ton garam dengan kadar Natrium Klorida (NaCl) mencapai 98,84 persen, menunjukkan kualitas garam TTU berpotensi bersaing di pasar nasional.

Dengan dukungan pemerintah, investor, dan masyarakat, proyek tambak garam dan pabrik pengolahan garam di TTU diharapkan tidak hanya menjadikan daerah itu sebagai sentra produksi garam baru di Indonesia, tetapi juga menjadi sumber penciptaan lapangan kerja yang mampu menyerap angkatan kerja lokal secara berkelanjutan.

Editor : Sefnat Besie

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network