KEFAMENANU, iNewsTTU.id – Wakil Bupati Timor Tengah Utara (TTU), Kamilus Elu menyerahkan satu ekor sapi kurban kepada jamaah Masjid Jami Al-Muhajirin Kefamenanu, Senin (25/5/2026).
Penyerahan hewan kurban tersebut diterima langsung Imam Masjid Jami Al-Muhajirin, Muhammad Ismail Jazuli, disaksikan jamaah dan tokoh masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Kamilus Elu mengatakan penyerahan sapi kurban itu bukan sekadar bantuan hewan kurban, tetapi juga simbol mempererat tali silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat.
“Mudah-mudahan diterima dengan baik. Kami juga mohon doa restu dari seluruh jamaah Masjid Jami Al-Muhajirin agar kami diberi hikmah dan kemampuan dalam menjalankan tugas sebagai pimpinan daerah,” ujarnya.
Dia juga meminta dukungan dan masukan dari tokoh agama serta masyarakat untuk bersama-sama membangun Kabupaten TTU agar semakin maju.
Menurutnya, momentum kurban mengajarkan nilai pengorbanan, kepedulian, dan kasih terhadap sesama. Karena itu, semangat toleransi dan kebersamaan harus terus dijaga di tengah kehidupan bermasyarakat.
“Bukan soal besar kecilnya bantuan, tetapi bagaimana silaturahmi dan semangat berbagi terus dijaga. Toleransi, saling menyapa, dan komunikasi itu penting untuk membangun daerah ini bersama-sama,” katanya.
Kamilus menambahkan, seluruh elemen masyarakat memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah.
Dia berharap generasi muda dapat mencontoh nilai-nilai kebersamaan, toleransi, dan kepedulian sosial yang terus dibangun di Kabupaten TTU.
Sementara, Imam Masjid Al-Muhajirin Kefamenanu, Haji Muhammad Ismail Jazuli, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) atas perhatian dan kepedulian terhadap umat Muslim melalui bantuan hewan kurban menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.
Menurutnya, bantuan tersebut menjadi bentuk perhatian luar biasa pemerintah daerah tanpa membedakan suku, agama maupun golongan.
“Pertama kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah yang telah peduli terhadap kami. Ini merupakan perhatian yang sangat luar biasa terhadap umat kami tanpa membeda-bedakan suku, agama dan sebagainya,” ujar Haji Muhammad Ismail Jazuli, Senin (25/5/2026).
Ia berharap amanah hewan kurban yang diserahkan kepada panitia dapat disalurkan dengan baik kepada masyarakat yang membutuhkan dan menjadi amal jariyah bagi para pemberi kurban.
Selain itu, ia menilai momentum Iduladha dapat mempererat hubungan antara masyarakat, pemerintah dan umat beragama dalam membangun Kabupaten TTU.
“Kami berharap hubungan masyarakat, pemerintah maupun keumatan semakin erat sehingga dalam membangun Kabupaten Timor Tengah Utara semakin lancar dan penuh berkah,” katanya.
Di sisi lain, Imam Masjid Al-Muhajirin juga menyoroti penurunan drastis jumlah hewan kurban tahun ini dibandingkan tahun sebelumnya.
Hingga saat ini, jumlah hewan kurban yang masuk di Masjid Al-Muhajirin baru sekitar tujuh ekor sapi dan 18 ekor kambing.
Jumlah tersebut jauh menurun dibanding tahun lalu yang mencapai sekitar 24 hingga 25 ekor sapi dan hampir 97 ekor kambing.
Menurutnya, kondisi ekonomi masyarakat menjadi salah satu faktor utama menurunnya jumlah hewan kurban tahun ini.
“Bisa jadi karena ekonomi semakin sulit sehingga masyarakat belum mempunyai rezeki untuk berkurban. Tapi kami juga berharap jangan sampai karena ekonomi membuat keimanan menjadi lemah,” ujarnya.
Dia berharap kondisi ekonomi masyarakat Indonesia ke depan semakin membaik sehingga semangat berkurban kembali meningkat.
Haji Muhammad Ismail Jazuli menambahkan, daging kurban yang dibagikan pihak masjid tidak hanya diperuntukkan bagi umat Muslim, tetapi juga masyarakat non-Muslim yang benar-benar membutuhkan.
“Kami memberikan tanpa melihat latar belakang agama. Kalau memang membutuhkan, kami kasih. Yang diutamakan adalah masyarakat yang benar-benar tidak mampu,” tutupnya.
Sesuai agenda selanjutnya, pemda akan salurkan juga untuk Masjid di Eban, Wini, Kiupukan, Pasar Lama dan Naisleu.
Editor : Sefnat Besie
Artikel Terkait
