Pasca-peninjauan dan pengumpulan data di lapangan, pihak BPBD akan segera mengambil langkah administratif dan koordinatif demi percepatan penanganan infrastruktur.
"Hasil peninjauan dari tim lapangan ini akan segera kami formulasikan. Setelah seluruh data teknis rampung, saya akan langsung melaporkan kondisi terkini kepada Bapak Bupati TTU untuk mendapatkan arahan dan penanganan lebih lanjut," pungkasnya.
Namun Felismino memastikan dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa karena lokasi longsor berada di bagian belakang kantor Desa Batnes.
Ia menambahkan, kejadian longsoran ini merupakan longsoran susulan yang terjadi tahun 2025 dan telah di tangani menggunakan dana desa sebesar Rp19 000 000 saat itu.
"BPBD segera melapornya kepada bapak Bupati. Kami akan berkoordinasi dengan tim teknis ( PUPR dan RKPP ) untuk proses penanganan,"tutupnya.
Editor : Sefnat Besie
Artikel Terkait
