Kefamenanu, iNewsTTU.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur, menggelar Pameran Literasi Pendidikan antar Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) dan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) se-Kabupaten TTU, Kamis (30/4/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di Kefamenanu ini diawali dengan parade peserta, dilanjutkan dengan seremoni pembukaan serta kunjungan ke seluruh stand pameran. Sesuai rencana, pameran literasi ini akan berlangsung selama tiga hari.
Bupati TTU, Yosep Falentinus Delasalle Kebo, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai pameran literasi merupakan wujud nyata dedikasi dan komitmen para pendidik dalam memajukan dunia pendidikan di daerah.
“Pameran literasi adalah manifestasi dari kreativitas, dedikasi dan kerja keras para kepala sekolah serta guru dalam menerjemahkan makna literasi di satuan pendidikan masing-masing,” ujarnya.
Menurut Bupati, literasi tidak hanya sebatas kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga mencakup pemahaman mendalam terhadap pengetahuan yang dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.
Ia menambahkan, kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk menumbuhkan budaya literasi, memperkuat satuan pendidikan, serta menampilkan berbagai inovasi dan praktik baik di bidang pendidikan.
“Pendidikan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat, termasuk orang tua dan dunia usaha. Dengan kolaborasi yang kuat, kita dapat memastikan pendidikan berkualitas menjadi hak bagi semua anak tanpa terkecuali,” tegasnya.
Pemerintah Kabupaten TTU, lanjut Bupati, berkomitmen menjadikan sektor pendidikan sebagai prioritas utama pembangunan daerah, salah satunya melalui program pendidikan gratis yang berkeadilan serta penguatan peran masyarakat.
Sementara itu, Ketua Panitia, Maria Talan, menjelaskan bahwa pada hari pertama pameran diisi dengan berbagai lomba dari jenjang pendidikan berbeda.
“Untuk tingkat taman kanak-kanak dilaksanakan lomba bercerita dengan delapan peserta. Jenjang sekolah dasar mengikuti lomba deklamasi puisi Bahasa Indonesia, sedangkan tingkat SMP lomba pidato Bahasa Indonesia dengan tujuh peserta,” jelasnya.
Selain itu, pada sore hari juga digelar lomba tarian kreasi yang diikuti peserta dari jenjang SD dan SMP. Secara keseluruhan, peserta berasal dari perwakilan 24 K3S dan 7 MKKS di Kabupaten TTU.
Maria menambahkan, materi lomba telah disiapkan panitia sebelumnya dan disosialisasikan kepada peserta sebagai bagian dari pembinaan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas pendidikan serta melahirkan generasi muda TTU yang unggul, inovatif, dan berdaya saing di tengah perkembangan global.
Editor : Sefnat Besie
Artikel Terkait
