Warga Adonara Masih Bermalam di Tenda Darurat, Trauma Gempa Flotim Magnitudo 4,7

*Sefnat Besie
Dampak guncangan bermagnitudo 4,7, warga enggan pulang rumah dan tinggal di tenda darurat. (Foto: Istimewa).

BMKG Catat 48 Gempa Susulan

Kepala Stasiun Geofisika Kupang, Arief Tyastama, menjelaskan bahwa gempa utama terjadi pada Rabu pukul 23.17 WIB. Episenter gempa terletak di darat, sekitar 24 kilometer tenggara Larantuka dengan kedalaman sangat dangkal, yakni 5 kilometer.

"Karena pusat gempanya dangkal, guncangan terasa sangat kuat di permukaan. Hingga Kamis pagi, kami mencatat sedikitnya sudah terjadi 48 kali gempa susulan," jelas Arief.

Kondisi di Lapangan

Pantauan di lokasi menunjukkan pemandangan tenda-tenda darurat yang berjejer di halaman rumah warga. Fasilitas umum dan rumah tinggal di Kecamatan Adonara Timur menjadi wilayah terdampak cukup parah.

Saat ini, warga sangat membutuhkan bantuan darurat berupa tenda, selimut, dan bahan makanan, mengingat mereka masih bertahan di luar rumah dengan perlengkapan seadanya sambil menunggu pernyataan resmi dari pihak berwenang terkait kondisi keamanan bangunan mereka.

Editor : Sefnat Besie

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network