KEFAMENANU, iNewsTTU.id – Direktur Lakmas Cendana Wangi NTT, Viktor Manbait, menyoroti dugaan proses rekrutmen Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) di tingkat daerah yang dinilai tidak dilakukan secara terbuka dan transparan.
Menurut Viktor, rekrutmen PJLP seharusnya dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip keadilan, kompetensi, dan akuntabilitas. Karena itu, seluruh tahapan rekrutmen wajib dipublikasikan secara luas melalui pengumuman terbuka, baik melalui media cetak, media elektronik, maupun website resmi pemerintah daerah atau perangkat daerah terkait seperti BKPSDM dan dinas teknis.
“Pengumuman harus memuat informasi yang jelas, mulai dari jumlah dan jenis formasi yang dibutuhkan, hingga kualifikasi yang dipersyaratkan, dengan mengutamakan sistem merit,” ujarnya.
Ia menegaskan, sistem merit penting untuk memastikan adanya kesesuaian antara kompetensi pelamar dengan kebutuhan jabatan, sehingga menghasilkan tenaga kerja yang profesional dan berkualitas.
Selain itu, Viktor juga menekankan bahwa proses rekrutmen harus dilakukan secara transparan dan objektif, melalui tahapan seleksi administrasi, seleksi teknis seperti tes Computer Assisted Test (CAT), serta wawancara. Persyaratan umum seperti batas usia, pengalaman kerja, tidak terlibat kasus hukum, serta tidak sedang terikat kontrak kerja lain juga harus disampaikan secara jelas kepada publik.
Lebih lanjut, ia menyebut bahwa implementasi rekrutmen terbuka dapat membantu pengawasan publik sekaligus meminimalisir praktik nepotisme atau penunjukan langsung yang tidak sesuai aturan.
Viktor juga menyoroti beredarnya informasi terkait dugaan adanya pembagian jatah dalam rekrutmen PJLP kepada sejumlah pihak, termasuk anggota DPRD Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU). Ia menilai kondisi tersebut mencerminkan proses rekrutmen yang tidak transparan.
“Coba tunjukkan kapan dan di mana pengumuman terbuka rekrutmen PJLP di TTU untuk tahun anggaran 2025 maupun 2026. Tidak ada sama sekali. Semua berlangsung tertutup, sehingga memunculkan dugaan adanya praktik bagi-bagi jatah,” tegasnya.
Editor : Sefnat Besie
Artikel Terkait
