Tim SAR berangkat menuju titik intersepsi pada pukul 20.40 WITA untuk melakukan evakuasi medis terhadap kru kapal tersebut.
Sekitar pukul 22.20 WITA, tim SAR gabungan tiba di lokasi intersep.
Petugas medis kemudian langsung memberikan penanganan awal terhadap korban di atas kapal. Selanjutnya pada pukul 22.50 WITA, korban berhasil dipindahkan ke KN SAR Antareja 233.
Setelah proses evakuasi selesai, kapal SAR langsung bertolak menuju Pelabuhan Navigasi Kupang untuk proses serah terima.
Sekitar pukul 00.15 WITA, Minggu (8/3/2026), KN SAR Antareja tiba dengan selamat di pelabuhan. Korban kemudian diserahkan kepada pihak agen kapal dan petugas kesehatan untuk segera dibawa ke Rumah Sakit Siloam Kupang guna mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Operasi evakuasi ini melibatkan sejumlah unsur SAR gabungan, di antaranya Balai Karantina Kesehatan (BKK) Kelas I Kupang, KSOP Kupang, Imigrasi, Bea Cukai, serta Bakamla Kupang.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang, Mexianus Bekabel, menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR gabungan yang terlibat dalam operasi tersebut.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan yang telah bersinergi dalam pelaksanaan operasi ini hingga korban berhasil dievakuasi dengan selamat,” ujarnya.
Dengan selesainya proses evakuasi dan penyerahan korban, operasi SAR resmi ditutup pada pukul 00.30 WITA dan seluruh unsur yang terlibat kembali ke kesatuan masing-masing.
Editor : Sefnat Besie
Artikel Terkait
