Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Siapkan Strategi Hadapi Kemarau, Ini Langkah Perumda Tirta Cendana Atasi Ketersediaan Air
Advertisement . Scroll to see content

Sejumlah Pengusaha Ajukan Keberatan, Rekayasa Lalu Lintas Pasar Lama Kefamenanu Disorot

Kamis, 01 Oktober 2026 | 12:25 WIB
  • author *Sefnat Besie
Sejumlah Pengusaha Ajukan Keberatan, Rekayasa Lalu Lintas Pasar Lama Kefamenanu Disorot
Suasana saat Rekayasa Lalu Lintas di Pusat Kota Kefamenanu Mulai Diuji Coba. (Foto: iNewsTTU.id/Sefnat)

Ia menilai, persoalan utama bukan hanya menyangkut penerapan sistem satu arah atau dua arah, tetapi bagaimana rekayasa tersebut dapat meningkatkan kelancaran lalu lintas tanpa mengurangi akses masyarakat ke kawasan perdagangan.

Menurut Fahmi, kawasan Pasar Lama bukan sekadar kawasan jalan, tetapi juga menjadi salah satu pusat aktivitas ekonomi masyarakat.

Di kawasan tersebut terdapat toko, pasar, UMKM, jasa, perbankan hingga berbagai aktivitas perdagangan yang menurutnya sangat bergantung pada kemudahan akses masyarakat.

«“Bagi kami pelaku usaha, yang paling penting bukan semata-mata apakah jalannya satu arah atau dua arah, tetapi apakah rekayasa tersebut benar-benar meningkatkan kelancaran lalu lintas tanpa mengurangi akses masyarakat menuju pusat-pusat perdagangan,” katanya.»

Karena itu, Fahmi berharap perubahan pola lalu lintas di kawasan Pasar Lama dilakukan berdasarkan kajian teknis yang komprehensif serta melibatkan berbagai pihak.

Pihak yang dimaksud antara lain pemerintah daerah, kepolisian, instansi teknis, pelaku usaha dan masyarakat sebagai pengguna jalan.

“Saya berharap perubahan pola lalu lintas ini didasarkan pada kajian teknis yang komprehensif dan melibatkan seluruh pihak terkait, termasuk pemerintah, kepolisian, instansi teknis, pelaku usaha dan masyarakat,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, uji coba rekayasa lalu lintas di kawasan Pasar Lama Kefamenanu masih berlangsung. 

Masukan dari pelaku usaha dan masyarakat diharapkan menjadi bahan evaluasi dalam menentukan pola lalu lintas yang dapat mengakomodasi aspek keselamatan, kelancaran lalu lintas sekaligus aktivitas ekonomi masyarakat.

Sebelumnya,  Kasat Lantas Polres TTU, IPTU Rokhy Hermanto menjelaskan, rekayasa ini masih dalam tahap uji coba selama satu minggu. Setelah itu, pihaknya bersama Dinas Perhubungan akan melakukan evaluasi sebelum hasilnya dilaporkan kepada pimpinan untuk menentukan pola lalu lintas selanjutnya.

"Kita uji coba selama satu minggu. Nanti setelah itu kita evaluasi. Kalau dampaknya baik, kita lanjutkan. Kalau ada kendala, kita cari solusi atau kita rubah jalurnya," jelasnya.

Selain rekayasa arus kendaraan, petugas juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan pengguna jalan. 

Editor: Sefnat Besie

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut