Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Getaran Masih Terasa Flores, Gempa Susulan Tembus 15.156 Kali
Advertisement . Scroll to see content

Cegah Rencana Tawuran Pelajar SMP di Kota Kupang, Polisi Sambangi Sekolah

Selasa, 22 September 2026 | 10:07 WIB
  • author *Sefnat Besie
Cegah Rencana Tawuran Pelajar SMP di Kota Kupang, Polisi Sambangi Sekolah
Polisi Sambangi Sekolah yang siswanya terlibat tawuran. (Foto: Istimewa).

KUPANG, iNewsTTU.id – Rencana tawuran antarpelajar SMP di Kota Kupang berhasil dicegah polisi sebelum terjadi. Informasi yang beredar di media sosial langsung ditindaklanjuti jajaran Bhabinkamtibmas Polsek Maulafa dengan mendatangi sejumlah sekolah pada Senin (21/9/2026) pagi.

Langkah cepat tersebut dilakukan atas atensi Kapolsek Maulafa, AKP M. L. Petterson Riwu, sebagai upaya mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya di lingkungan sekolah.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Kolhua, Aiptu I Ketut Alus Widiantara, mendatangi SMP Negeri 7 Kota Kupang di Kelurahan Kolhua untuk berkoordinasi dengan pihak sekolah.

Dari penelusuran awal, diduga terdapat delapan siswa SMP Negeri 7 yang berencana terlibat dalam aksi tawuran dengan siswa SMP Negeri 12 Kota Kupang di Kelurahan Sikumana.

Rencana tersebut diduga dikoordinasikan oleh salah seorang siswa di SMP Negeri 7.

Sementara itu, Bhabinkamtibmas Kelurahan Sikumana, Bripka Marsel Nitte, berkoordinasi dengan Kepala SMP Negeri 12 Kota Kupang, Elisabet Lensi, S.Pd., untuk memastikan informasi terkait rencana tawuran yang beredar di media sosial.

Koordinasi serupa dilakukan Bhabinkamtibmas Kelurahan Naikolan, Aiptu Elias Adolfreis, bersama Kepala SMP Negeri 3 Kupang yang berada di wilayah Kelurahan Naikolan.

Orang Tua Siswa Langsung Dipanggil

Setelah mendapatkan informasi mengenai siswa yang diduga akan terlibat, pihak sekolah langsung menghubungi orang tua masing-masing siswa.

Para siswa kemudian diberikan pembinaan oleh pihak sekolah bersama Bhabinkamtibmas. Mereka diingatkan agar tidak terlibat dalam aksi kekerasan maupun tawuran yang dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain.

Polisi juga meminta pihak sekolah dan orang tua meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas serta pergaulan anak-anak.

Upaya pencegahan tersebut membuahkan hasil. Rencana tawuran antarpelajar SMP yang diduga akan terjadi berhasil dicegah sehingga situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Maulafa tetap aman dan kondusif.

Kapolresta Kupang Kota Kombes Pol. Nelson Filipe Dias Quintas, melalui Kapolsek Maulafa AKP M. L. Petterson Riwu, mengapresiasi langkah cepat para Bhabinkamtibmas dalam merespons informasi yang berkembang di masyarakat.

“Kegiatan sambang dan pembinaan ini merupakan bentuk kehadiran polisi di tengah masyarakat, khususnya di lingkungan pendidikan. Kami berharap para siswa dapat memahami pentingnya menjaga persatuan dan menghindari tindakan yang merugikan diri sendiri, keluarga, dan sekolah,” ujar Petterson Riwu.

Ia juga mengajak sekolah, orang tua, dan masyarakat untuk bersama-sama melakukan pengawasan terhadap pergaulan anak.

“Kami mengajak pihak sekolah dan orang tua untuk bersama-sama mengawasi pergaulan anak. Jangan ragu melaporkan kepada Bhabinkamtibmas atau Polsek Maulafa jika mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas. Mari kita jaga Kota Kupang, khususnya wilayah Maulafa, tetap aman dan kondusif,” pungkasnya.

Pencegahan ini menunjukkan pentingnya sinergi antara kepolisian, sekolah, dan orang tua dalam mengantisipasi potensi kekerasan di kalangan pelajar serta menciptakan lingkungan pendidikan yang aman.

Editor: Sefnat Besie

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut