Gempa M4,0 Guncang Manggarai NTT, Lokasi 45 Kilometer Utara Ruteng
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa ini termasuk gempa bumi dangkal yang dipicu aktivitas Flores Back-Arc Thrust.
Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa memiliki mekanisme pergerakan naik atau thrust.
Dirasakan Warga Manggarai
Berdasarkan estimasi peta tingkat guncangan atau shakemap, gempa dirasakan di Kabupaten Manggarai dengan skala intensitas II-III Modified Mercalli Intensity (MMI).
Pada skala tersebut, getaran dirasakan nyata oleh beberapa orang dan digambarkan seperti adanya truk yang sedang melintas.
BMKG menyebut gempa M4,0 ini merupakan bagian dari rangkaian gempa susulan (aftershock) setelah gempa besar Magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Flores pada 15 Agustus 2026 pukul 04.58.23 WIB.
Hingga Minggu (13/9/2026) pukul 16.20.00 WIB, hasil monitoring BMKG mencatat telah terjadi 15.272 aktivitas gempa bumi susulan, dengan magnitudo terbesar mencapai M6,2.
BMKG memastikan pemantauan terhadap aktivitas gempa susulan masih terus dilakukan. Informasi terbaru akan disampaikan kepada para pemangku kepentingan dan masyarakat.
BMKG Imbau Warga Tetap Tenang
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh isu atau informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Masyarakat juga diminta menghindari bangunan yang mengalami keretakan atau kerusakan akibat gempa bumi demi keselamatan.
Editor: Sefnat Besie