534 Warga Naiola TTU Sedang Nikmati Akses Air Bersih, TNI AD Bangun Sumur Bor dan 4 MCK
KEFAMENANU, iNewsTTU.id – Upaya TNI Angkatan Darat (AD) membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terus dilakukan. Salah satunya melalui pembangunan sarana air bersih dan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) di Desa Naiola, Kecamatan Bikomi Selatan, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur.
Melalui Program Bakti TNI AD untuk Rakyat, TNI AD membangun satu unit sumur bor dan empat ruang MCK yang diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat setempat.
Progres pembangunan tersebut ditinjau oleh Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) Sterad Bakti TNI AD untuk Rakyat yang dipimpin Brigjen TNI Bambang Sulistyo Hery bersama rombongan.
Dalam kunjungan tersebut, Tim Wasev Sterad didampingi Dandim 1618/TTU Letkol Arm Bambang Heryanto, serta Wakil Bupati TTU Kamillus Elu. Mereka meninjau langsung sejumlah sasaran fisik Program Bakti TNI AD untuk Rakyat di Desa Naiola.
Sumur bor yang dibangun diproyeksikan dapat memenuhi kebutuhan air bersih bagi 241 kepala keluarga atau sekitar 534 jiwa di wilayah Desa Naiola.
Dandim 1618/TTU Letkol Arm Bambang Heryanto mengatakan, kehadiran Tim Wasev Sterad menjadi bagian penting untuk memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai tujuan dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
“Kegiatan ini merupakan wujud pengabdian TNI kepada masyarakat sekaligus sarana memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kami berupaya membantu pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat melalui pembangunan yang dilaksanakan dengan semangat gotong royong, kebersamaan dan kepedulian,” ujar Bambang.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten TTU, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta masyarakat yang telah mendukung pelaksanaan pembangunan tersebut.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh proses pengerjaan, tetapi juga kepedulian masyarakat dalam menjaga dan merawat fasilitas yang telah dibangun.
“Kami berharap sumur bor dan fasilitas MCK ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat. Ketika air mengalir dan anak-anak dapat menikmatinya dengan gembira, di situlah kami melihat bahwa pengabdian ini memiliki arti yang sesungguhnya,” katanya.
Editor : Sefnat Besie