get app
inews
Aa Text
Read Next : Kasus Akun TikTok Lika Liku NTT Naik Tahap Penyidikan, Sejumlah Tokoh Dipanggil Polisi

Warga Pelosok NTT Bertanya, di Mana Keadilan Sosial dari Negara?

Selasa, 18 Agustus 2026 | 14:05 WIB
header img
Warga Desa Ojandetun, Flores Timur, NTT sedang mengikuti apel HUT ke-81 RI (Foto: iNewsTTU.id/Marten Liwu)

Sumber jaringan terdekat di Kantor Desa Ojandetun pun belum menjadi solusi. Menurut Yohanes, jaringan di lokasi itu digunakan warga dan perangkat desa sehingga kapasitasnya terbatas.

Pilihan lain adalah menuju Desa Hewa. Jaraknya sekitar empat kilometer dari Ojandetun dengan kondisi jalan yang rusak. Di desa itu terdapat sebuah tower besar.

Ironisnya, keberadaan tower tersebut belum otomatis membuat Ojandetun terbebas dari persoalan jaringan. Jarak yang relatif dekat ternyata tidak berarti jangkauan sinyal dapat menjangkau warga di Ojandetun.

Ketimpangan itu tidak berhenti pada persoalan konektivitas. Di sekolah yang sama, persoalan kesejahteraan guru swasta juga masih menjadi pekerjaan rumah.

Seluruh pengajar SDK Kokang berstatus honorer. Mereka menerima upah antara Rp350.000 hingga Rp700.000 per bulan.

Editor : Sefnat Besie

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut