get app
inews
Aa Text
Read Next : Pameran Literasi Pendidikan TTU Resmi Dibuka, Libatkan K3S dan MKKS se-Kabupaten

Ritual Adat Digelar di Atas Bukit Sasi Jelang Pendaratan Perdana Pesawat di Bandara Jack Ukat

Selasa, 14 Juli 2026 | 21:11 WIB
header img
Prosesi ritual adat di atas bukit sasi jelang penerbangan perdana di lapangan perintis sasi kabupaten Timor Tengah Utara NTT. (Foto: iNewsTTU.id/Sefnat).

KEFAMENANU, iNewsTTU.id – Sejumlah tokoh masyarakat adat bersama perwakilan Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur, menggelar ritual adat di Bukit Sasi, Selasa siang (14/7/2026). Ritual tersebut dilakukan sebagai bentuk permohonan restu kepada leluhur menjelang uji coba pendaratan perdana pesawat di Lapangan Terbang Jack Ukat, Sasi.

Prosesi diawali dengan ritual adat di atas bukit, dilanjutkan peletakan sesajen di atas mesbah batu yang berada di puncak bukit. Setelah itu, para penutur adat menyampaikan tutur adat sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur sekaligus memohon perlindungan agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar.

Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah TTU, Trinimus Olin, mengatakan ritual tersebut merupakan bagian dari persiapan pemerintah daerah menjelang pendaratan perdana pesawat di Bandara Jack Ukat.

Menurutnya, ritual adat juga menjadi wujud pelestarian nilai-nilai budaya yang selama ini menjadi identitas masyarakat TTU.

 "Ini adalah bentuk persiapan kita supaya ada dukungan dari alam dan leluhur, sehingga uji coba pendaratan pesawat di Bandara Jack Ukat Sasi dapat berjalan dengan baik dan lancar. Makna ritual ini adalah memohon restu agar alam dan leluhur mendukung kita," ujar Trinimus Olin.

Sementara itu, salah seorang penutur adat, Kamilus Sife, menjelaskan bahwa ritual dilakukan untuk menyampaikan kepada para leluhur mengenai rencana pendaratan pesawat di wilayah Sasi.

Menurutnya, masyarakat adat berharap proses pendaratan berlangsung dengan aman tanpa hambatan.

"Kami memberi tahu kepada leluhur dan para raja terdahulu di Sasi supaya pesawat bisa mendarat dengan baik, keadaan tetap aman dan tidak mendapat tantangan apa pun," katanya.

Ritual adat tersebut turut dihadiri para asisten, kepala bagian, serta sejumlah staf di lingkungan Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan uji coba pendaratan perdana pesawat di Lapangan Terbang Jack Ukat Sasi.

Sebelumnya, Tim dari Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Ditjen Hubud) kembali melakukan kunjungan ke lokasi rencana pembangunan bandara perintis khusus di Kelurahan Sasi, Kecamatan Kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur, Kamis (9/4/2026).

Dalam kunjungan tersebut, tim melakukan pengukuran ulang terhadap panjang landasan pacu (runway). Hasilnya, panjang landasan diketahui mencapai 775 meter.

Kunjungan ini turut didampingi langsung oleh Wakil Bupati TTU Kamilus Elu, Asisten Ekonomi dan Pembangunan, serta perwakilan dari Dinas PUPR dan Dinas Perhubungan setempat.

Adapun tim Ditjen Perhubungan Udara yang hadir dalam kunjungan tersebut terdiri dari:

- Agung Wibowo (Inspektur Bandar Udara Ahli Muda)

- Boris Hidro Kurniawan, (Inspektur Bandar Udara Ahli Pertama)

- Septian Tri Pradita Maulana Putra, (Pengawas Penerbangan)

- Maria Maharani Gloria Nusantara. (Pengevaluasi Penerbangan)

Penerbangan perdana ini diharapkan dapat mendukung konektivitas wilayah perbatasan.

Editor : Sefnat Besie

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut