Polisi Humanis di TTU, Sisihkan Gaji Beli Seragam Sekolah untuk Anak Keluarga Kurang Mampu
Menerima bantuan tersebut, Vinsen Elu tampak terharu dan mengaku tidak menyangka akan mendapatkan perhatian dari seorang anggota polisi.
"Kami tidak tahu harus membalas dengan apa. Kami sedang bingung memikirkan bagaimana membeli seragam baru untuk anak-anak. Kebaikan Bapak ini benar-benar jawaban dari doa kami. Terima kasih banyak, semoga Tuhan membalas semua kebaikan Bapak," ucap Vinsen dengan mata berkaca-kaca.
Rasa syukur yang sama juga disampaikan Emiliana Tahoni. Menurutnya, kehadiran Aipda I Ketut di desa mereka bukan hanya sebagai aparat keamanan, tetapi sudah seperti keluarga yang selalu peduli terhadap masyarakat kecil.
Keluarga tersebut juga menitipkan harapan agar Polri terus menghadirkan sosok-sosok polisi yang humanis dan dekat dengan rakyat.
"Kami hanya bisa mendoakan agar seluruh anggota Polri selalu diberikan kesehatan dan perlindungan dalam bertugas. Semoga Polri semakin maju, semakin dicintai masyarakat, dan semakin banyak polisi yang berhati mulia seperti Bapak Ketut," kata Vinsen.
Aksi yang dilakukan Aipda I Ketut Sukenaya menjadi bukti bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung, pengayom, dan sahabat bagi warga yang membutuhkan.
Melalui sepasang seragam sekolah, harapan dan cita-cita anak-anak di Desa Kiusili kembali dirajut dengan optimisme baru.
Editor : Sefnat Besie